Artikel Pilihan Editor

Pemprov Lampung Dukung Pesawaran dalam Ketahanan Pangan
Sekdaprov Sutono, memberikan bantuan bibit dan obat-obatan pada pencanangan Desa Mandiri Kakao dan penyerahan bibit dalam acara Temu Tugas Perkebunan dan Peternakan serta Gerakan Penanganan Gangguan Reproduksi, di Lapangan Desa Kertasana Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran, Kamis (7/12/2017). | HUMAS/Lampungpro.com
Sekdaprov Sutono, memberikan bantuan bib...

Pemprov Lampung Dukung Pesawaran dalam Ketahanan Pangan

PESAWARAN (Lampungpro.com): Sekdaprov Lampung Sutono mengatakan Pemprov berupaya mendukung ketahanan pangan dengan terus meningkatkan pemanfaatan teknologi pertanian dan mekanisme pertanian. Hal itu untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan melalui tiga kegiatan prioritas.

"Tiga hal tersebut yakni pengembangan usaha pangan masyarakat, penguatan lembaga distribusi pangan, industri pengolahan dan pasca panen, dan optimalisasi lahan pekarangan," kata Sutono, mewakili Gubernur M Rdho Ficardo, pada pencanangan Desa Mandiri Kakao dan penyerahan bibit dalam acara Temu Tugas Perkebunan dan Peternakan serta Gerakan Penanganan Gangguan Reproduksi, di Lapangan Desa Kertasana Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran, Kamis (7/12/2017).

Sementara, Inspektur II Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian RI, Widono, yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi langkah yang diambil Pemprov Lampung. Dia menuturkan, saat ini, Indonesia tengah membangun lumbung pangan dunia 2045 yang tentu saja ditopang oleh Lampung. "Mulai sekarang kita sudah menyusun roadmapnya. Alhmadulilah, untuk padi dan jagung kita sudah swasembadakan, sehingga satu hingga dua tahun ini kita sudah tidak ada import khususnya untuk padi dan jagung," ujar Widono.

Ia mengatakan dalam menghadapi persaingan global dan kemungkinan terjadinya krisis pangan, ditambah dengan peningkatan penduduk dunia yang sangat cepat, ini harus dilakukan dengan ketersediannya pangan. "Kalau di Indonesia mampu menyediakan pangan secara mandiri kita akan aman dalam hal tersebut," kata Widono.

 

Kementerian Pertanian RI sendiri telah melakukan langkah-langkah dalam membantu para petani di setiap wilayah.

"Terkait komoditi padi, kita juga melalukan kegiatan intensifikasi yang dilakukan Kementerian, ini dilakukan dalam rangka meningkatkan produktivitas dari lahan. Kementerian sendiri sekarang banyak membantu masyarakat seperti benih dan kita juga ada program benih subsidi yang harganya murah. Lalu bantuan alat dan mesin yang dikelola para petani," ujar Widono. (**/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait