Artikel Pilihan Editor

Gubernur Ridho Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Lampung dari Medsos
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statisk Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra. LAMPUNGPRO.COM
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan ...

Gubernur Ridho Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Lampung dari Medsos

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra, mengatakan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo banyak menyerap aspirasi pembangunan dari media sosial (medsos). Informasi itu ditindaklajuti dalam bentuk pembangunan seperti permintaan membangun jembatan gantung di Rulung Mulya, Natar dan Sidomulyo (Lampung Selatan), serta Pringsewu.

"Demikian juga aspirasi perbaikan jalan. Banyaknya aspirasi dari media sosial itu membuat Pak Gubernur menaikkan angka jalan mantap tahun ini dari 75% menjadi 77%. Oleh karena itu, saya mengajak masyarakat memanfaatkan media sosial sebagai wadah komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung," kata Achmad Chrisna Putra, saat menjadi pembicara pada bimbingan teknis bertema 'Pelayanan informasi publik dan bijak bermedia sosial' yang diikuti ratusan mahasiswa se-Lampung, di Ruang Abung, Balai Kratun, Kamis (7/12/2017).

Dia mengajak mahasiswa tidak memproduksi konten hoax di medsos. Selain menyesatkan, praktek hoax juga merugikan masyarakat. "Saya mengajak mahasiswa menjadi ujung tombak memberantas hoax. Jadikan media sosial sebagai alat membantu masyarakat menyebarkan informasi positif dan bermanfaat. Dengan bekal keilmuan yang mumpuni, saya yakin mahasiswa bisa bijak bermedia sosial," kata

Selain Chrisna Putra, bimbingan teknis ini diisi pemateri Amiruddin Sormin, Pemimpin Redaksi Lampungpro.com. Acara ini, kata Chrisna, merupakan lanjutan bimbingan teknis sebelumnya yang diikuti aparat kecamatan se-Lampung dan kelompok sadar wisata, di Hotel Nusantara, Bandar Lampung, pada 28-29 November 2017.

Melalui rangkaian acara ini, Diskominfotik menargetkan sebanyak mungkin masyarakat memahami pentingnya pengetahuan bermedia yang baik dan benar. "Jangan sampai media sosial jadi sumber perpecahan dan konflik. Kita ingin menjaga situasi kondusif Lampung, terutama dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah 2018," kata Chrisna yang juga mantan Plt. Wali Kota Metro itu.

Pada kesempatan itu, dia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang bijak menggunakan media sosial untuk kepentingan masyarakat. Informasi seperti ini, kata dia, sangat membantu Pemerintah Provnsi Lampung sekaligus jadi alat kontrol pembangunan di lapangan. (PRO1)

 

 


Komentar

Artikel Terkait