Artikel Pilihan Editor

Rahmat Mirzani Djausal: Makin Banyak Urus Petani Makin Baik

Berbeda bukan berarti harus berseberangan. Itu prinsip Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal ketika mendapat informasi Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri terpilih memimpin DPD HKTI versi Oesman Sapta, Minggu (29/1/2017).

Uniknya, kedua ketua HKTI berbeda versi itu bersatu di bawah panji Partai Amanat Indonesia (PAN) Provinsi Lampung. Bachtiar Basri sebagai ketua umum dan Rahmat Mirzani sebagai bendahara umum. Keduanya pun berasal dari suku Sungkai Bunga Mayang, Lampung Utara.

"Menurut saya malah bagus kalau HKTI sebelah juga hidup. Apalagi di tangan Pak Bachtiar, toh yang untung petani juga. Bagaimanapun juga cakupan pertanian sangat luas, dengan segala kompleksitas permasalahannya," kata Mirza, panggilan akrabnya, di Bandar Lampung Selasa (31/1/2017).

Mantan ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Lampung masa bakti 2008-2011 ini menilai tak perlu ada perdebatan soal HKTI karena masing-masing punya anggaran dasar dan logo yang berbeda. "Semua pengurus jalankan saja program masing-masing, seperti niat kita ketika ketika bergabung dengan HKTI. Kita ingin punya manfaat bagi dunia pertanian Lampung," kata ayah tiga putra yang ulang tahunnya bersamaan dengan ulang tahun Provinsi Lampung 18 Maret itu. (PRO1)


Komentar