Artikel Pilihan Editor

Udo Z Karzi: Ngupi, Ngebaca, Nulis

Ternyata pakem menulis sastrawan Lampung Zulkarnain Zubairi yang punya nama panggung Udo Z Karzi cukup sederhana. Ngupi, ngebaca, dan nulis disingkat 3N. "Sebenarnya bisa 4N ditambah ngerokok. Tapi karena tak merokok, saya anjurkan 3N saja," kata Udo ketika berbicara santai dengan komunitas anak muda Kota Metro, di Konferensi Kedai Kopi di Pojok Topten, Metro, Minggu (29/1/2017) pagi.

Budayawan dan penulis produktif peraih Rancage Award ini, malah punya tesis yang patut diuji. "Memang mesti banyak-banyak ngupi. Utamanya kopi Lampung. Coba cek daerah penghasil kopi, mesti banyak menghasilkan penulis," kata Udo sambil tertawa.

Membaca dan menulis memang inti dari literasi. Tapi Udo mengaku memerlukan kafein yang cukup untuk meningkatkan konsentrasi dan meransang bekerjanya otak. "Maka, saya pernah protes keras begitu ada peraturan dilarang membawa makanan dan minuman ke ruang kerja. Nggak bisa. Saya nggak bisa mikir di depan komputer kalau tak ada kopi di dekat saya," tutur pria kelahiran daerah penghasil kopi Liwa, Lampung Barat, 12 Juni 1970, ini.

Udo yang baru meluncurkan novel berbahasa Lampung 'Negarabatin' itu punya cara sendiri dalam menikmati sensasi kopi. "Kopi tak pakai gula. Ya, kopi pahit. Tak perlu banyak-banyak. Satu gelas di depan saya itu tidak langsung habis, berjam-jam kemudian baru tandas. Sering malah kelupaan meminumnya sampai dingin," katanya. (PRO1)


Artikel Terkait

Komentar