Artikel Pilihan Editor

Aprozi Alam, Wakafkan Hidup untuk Lampung Utara

Pulang kampung dan ingin membangun kampung halaman, ternyata butuh energi tinggi dan nafas panjang. Tak hanya itu, kesabaran tinggi juga dibutuhkan. Jika tidak, asa bisa putus di tengah jalan. Itu pernah menimpa H. Aprozi Alam, ketika baru satu setengah bulan wara-wiri Bandar Lampung-Lampung Utara dalam rangka sosialisasi pencalonan Pemilihan Bupati (Pilbub) 2018.

"Saya pernah ingin berhenti karena lelahnya luar biasa. Janji sama masyarakat harus tepat waktu. Tapi untung istri saya mendukung penuh, bahkan memberi semangat. Keluarga besar juga begitu. Ini yang membuat saya kembali semangat," kata Aprozi, di Bandar Lampung, Kamis (27/4/2017).

Kerja keras bukanlah hal baru bagi Ketua Asosiasi Pelaksana Konstruksi Nasional (Aspeknas) Provinsi Lampung ini. Sejak tamat SMA, Bang Ozi, panggilan akrabnya meninggalkan Lampung Utara mengadu nasib ke Bandar Lampung. Ketika perjalanan pulang kampung memasuki satu setengah tahun, Aprozi bukan hanya ingin maju sebagai kandidat Pilbub 2018, tapi memancangkan niat mewakafkan hidupnya untuk masyarakat tempat kelahirannya.

"Tekad mewakafkan hidup ini sudah saya sampaikan ke keluarga. Bukan hanya hidup, tapi setengah harta saya wakafkan untuk masyarakat Lampung Utara. Kenapa tidak diwakafkan semua? Saya masih punya tanggungan keluarga," kata Aprozi sambil tertawa.

Aprozi yang juga bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Lampung ini, ingin menyentuh pembangunan Lampung Utara dengan gaya pengusaha alias entrepreunership. Untuk itu, hal pertama yang ingin dia benahi adalah masalah keamanan.

"Problem utama keamanan Lampung Utara itu begal dan narkoba. Punya motor bagus khawatir dibegal, punya motor jelek kaki pegel karena harus stater kaki terus dan sering mogok. Saya sudah punya solusi untuk dua masalah ini. Nah, setelah aman baru bicara ekonomi. Lampung Utara harus jadi tempat aman dan nyaman bagi pelaku usaha," kata Aprozi yang tercatat pernah menjadi Wakil Ketua Kadin Provinsi Lampung itu. (PRO1)


Komentar