Artikel Pilihan Editor

RSUD Pringsewu Buka Pendaftaran Operasi Bibir dan Langit-Langit Sumbing Gratis
Tim medis Yayasan Bhakti Indonesia ketika operasi bibir sumbing, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 24-26 Maret 2017. LAMPUNGPRO.COM
Tim medis Yayasan Bhakti Indonesia ketik...

RSUD Pringsewu Buka Pendaftaran Operasi Bibir dan Langit-Langit Sumbing Gratis

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pringsewu bekerja sama dengan Yayasan Bhakti Indonesia dan Smile Train menggelar bakti sosial berupa operasi gratis bibir dan langit-langit sumbing. Operasi yang sepenuhnya ditangani tim medis Yayasan Bhakti Indonesia Jakarta ini, dijadwalkan berlangsung Kamis, 18 Mei 2017.

Menurut Direktur RSUD Pringsewu dokter Ulinnoha, warga yang memiliki keluarga mulai usia tiga bulan bisa mendaftarkan diri ke RSUD Pringsewu, dengan menguhubungi Anita di nomor seluler 081369260505, Lindawati (085269290041), dan Harno (081272700916). "Silakan mendaftar. Tidak dipungut bayaran baik selama pendaftaran hingga perawatan," kata Ulinnoha, di Bandar Lampung, Kamis (6/4/2017).

Persyaratan calon peserta, kata Ulinnoha, menyertakan fotokopi KTP ayah dan ibu calon pasien, fotokopi kartu keluarga yang mencantumkan nama calon pasien, dan akte lahir atau surat kenal lahir calon pasien. "Peserta tidak dibatasi. Kami berharap calon pasien bisa secepatnya mendaftar agar kami mempersiapkan fasilitas pendukung operasinya," kata Ulinnoha.

Sebelum operasi, calon pasien terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan atau screening pasien pada 18 Mei 2017. Menurut Ketua Yayasan Bhakti Indonesia, Karini Mardijanto, setiap calon pasien harus lolos screening. "Tahap screening ini penting untuk mengetahui apakah pasien bisa dioperasi atau tidak. Misalnya, kalau sedang panas atau darahnya drop tidak dianjurkan ikut operasi. Kesehatannya harus dipulihkan sebelum operasi," kata Karini.

Untuk itu, pihaknya berharap sebelum operasi calon pasien harus benar-benar sehat. Yayasan Bhakti Indonesia, kata Karini, rutin menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit sumbing. Dalam setahun bisa tiga hingga empat kali operasi di berbagai wilayah Indonesia. "Ini benar-benar bakti sosial tanpa ada motif lain," kata Karini. (PRO1)


Komentar