(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Depan KPK, Pengusaha Lampung Janji dan Komitmen Tolak Beri Setoran dan Korupsi
puluhan gabungan pengusaha Lampung tandatangani Pakta Integritas Anti Korupsi bersama Komite Advokasi Daerah (KAD) Provinsi Lampung dan KPK RI di Aula Universitas Malahayati Bandar Lampung, Jumat (30/8/2019).
puluhan gabungan pengusaha Lampung tanda...

Depan KPK, Pengusaha Lampung Janji dan Komitmen Tolak Beri Setoran dan Korupsi

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Dalam mewujudkan dunia usaha yang bersih, puluhan gabungan pengusaha Lampung tandatangani Pakta Integritas Anti Korupsi bersama Komite Advokasi Daerah (KAD) Provinsi Lampung dan KPK RI di Aula Universitas Malahayati Bandar Lampung, Jumat (30/8/2019).

Penandatanganan Pakta Integritas tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Unit Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK RI Wilayah III Dian Patria. Adapun salah isi dari pakta integritas tersebut yakni, akan mewujudkan dunia usaha yang bersih dan transparan serta profesional, yang dimulai dari diri sendiri.

"Selain itu isi dari pakta ada dua hal lainnya, yakni tidak akan melakukan segala bentuk praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam kegiatan usaha. Terutama menolak segala bentuk ijon proyek atau setoran. Lalu terakhir, apabila ada yang melanggar hal ini maka harus bersedia dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku," kata Dian Patria kepada Lampungpro.com. Jumat (20/8/2019).

Sementara itu, Ketua KAD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi mengungkapkan, tujuan dari dibentuknya pakta integritas ini adalah untuk menunjukkan bagaimana simpati, dan dorongan pengusaha untuk bersatu bersama menunjukkan komitmen bersih dari korupsi dan lainnya.

"Kalau yang tidak mau ini akan kita pertanyakan. Jelas arahan KPK bahwa ketua asosiasi yang tidak mau berarti dia masih nyaman di ruang gelap. Jadi KAD berusaha menkonsolidasikan para pelaku usaha yang baik, dan mau bersih akan kita perjuangan itu semua," ungkap Wahrul.

Adapun pengusaha yang menandatangani pakta integritas tersebut yakni Pakklindo, Gapeksindo, ASTTI, HPJI, Inkindo, Perkindo, Pertakindo, Intakindo, Astrkindo, Pengusaha Pemuda Pancasila, AKMI, Gataksi, Gapensi dan puluhan asosiasi pengusaha lainnya. (FEBRI/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait