(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
September, Dua Ruas Tol Trans Sumatera Bakal Diresmikan Jokowi
Jalan Tol Trans Sumatera. | Ist
Jalan Tol Trans Sumatera. | Ist

September, Dua Ruas Tol Trans Sumatera Bakal Diresmikan Jokowi

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Dua ruas dalam Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera yakni Terbanggi Besar-Pematang Panggang, dan Pematang Panggang-Kayu Agung siap digunakan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) diharapkan meresmikan dua ruas tol ini pada September 2019 mendatang.

Pimpinan Proyek Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang Bambang Eko mengungkapkan hal tersebut di lokasi Rest Area KM 215, Rabu (28/8/2019). Mengutip Menteri BUMN Rini M Soemarno yang meninjau dua ruas tol ini pada Selasa (27/8/2019), Bambang mengatakan dua ruas tol ini sudah layak dibuka untuk umum.

"Ruas tol ini berikut segala fasilitas yang melengkapinya, termasuk rest area atau tempat istirahat sudah sangat siap diresmikan. Kami berharap September diresmikan, Oktober sudah bisa operasional dan bertarif," ujar Bambang.

Terdapat lima rest area di ruas tol sepanjang 112,2 kilometer ini, yang seluruhnya merupakan Tipe A. Kelima rest area tersebut, terutama KM 215 B dalam status siap digunakan atau ready to use. Bambang menambahkan, rest area ini sudah lengkap terdiri dari masjid berkapasitas 300 jemaah, warung UMKM, toilet, SPBU, minimarket, dan ritel lainnya.

Hal senada dikatakan Manager Teknik Hutama Karya Tol Pematang Panggang Kayu Agung Ahmadi. Menurutnya, ruas Pematang Panggang-Kayu Agung yang dirancang sepanjang 77 kilometer siap dilintasi pengendara. "Untuk main road sudah 100 persen pekerjaan konstruksinya, tinggal pekerjaan minor seperti penambahan marka jalan, lampu penerang jalan, dan guard rail," kata Ahmadi.

Sementara, pembangunan empat rest area yang dibangun di sepanjang ruas tol ini ditargetkan rampung pada Desember 2019. "Kami usahakan jelang Natal 2019, dan Tahun Baru 2020, keempat rest area ini sudah selesai dan dapat digunakan pengguna jalan tol," ucap Ahmadi.

Bambang melanjutkan, baik ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang, maupun ruas Pematang Panggang-Kayu Agung dengan total panjang 189 kilometer ini telah menjalani proses uji laik fungsi. Uji laik fungsi ini telah dimulai pada Rabu (14/8/2019) oleh sebuah tim yang terdiri atas unsur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas Polri. "Uji laik fungsi menandai tahapan persiapan jalan tol sebelum memulai operasional," imbuh Bambang.

Menurut data monitoring Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) hingga 15 Agustus 2019 , perkembangan konstruksi ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang telah mencapai 98,2 persen dengan pembebasan lahan 95,13 persen.

Sementara progres konstruksi ruas Tol Pematang Panggang-Kayu Agung mencapai 97,21 persen dengan pembebasan lahan 99,99 persen. Kedua ruas tol ini menelan investasi Rp 21,95 triliun dan nilai konstruksi Rp 16,65 triliun.

Jika kelak beroperasi, ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang dan Pematang Panggang-Kayu Agung akan melengkapi ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang sudah lebih dulu beroperasi pada Maret 2019. "Perjalanan dari Bakauheni hingga Kayu Agung bisa lebih singkat yakni hanya 4 jam, dari sebelumnya bisa sampai 12 jam. Ini artinya kehadiran Tol Trans Sumatera mempersingkat waktu tempuh selama 8 jam," tuntas Bambang. (***/PRO3)


Komentar

Artikel Terkait