(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Lestarikan Ekosistem Mangrove di Pesawaran, Bentuk Komitmen Japfa Comfeed
Japfa bersama awak media yang diajak dalam media gathering juga melepas budidaya kepiting bakau dan membudidayakannya ditempat yang sudah disediakan
Japfa bersama awak media yang diajak dal...

Lestarikan Ekosistem Mangrove di Pesawaran, Bentuk Komitmen Japfa Comfeed

PESAWARAN (Lampungpro.com): PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk terus berupaya untuk melestarikan ekosistem budidaya kelautan, dengan melakukan penanaman mangrove di Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Rabu (28/8/2019).

Direktur Coorporate Affairs Japfa Rachmat Indrayaja mengataka,n kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan pada masyarakat desa, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup melalui pengembangan usaha berbasis ekosistem mangrove dan budidaya laut.

"Ini bentuk sinergi kita dengan kegiatan pembangunan untuk mewujudkan desa mandiri, kuat, maju, dan demokratis. Jadi kita lakukan pembibitan, penanaman dan penyulaman mangrove. Dimana didalamnya ada pengembangan usaha masyarakat yang terintegrasi dalam kawasan ekowisata mangrove dan kegiatan budidaya laut," kata Rachmat kepada Lampungpro.com, Rabu (28/8/2019).

Sementara itu, salah satu Mitra Japfa di Desa Gebang, Made Agus Setiawan mengungkapkan, saat ini di Desa Gebang saat ini memiliki 88,7 hektar hutan mangrove. "Kita melihat ini mangrove harus di pelihara karena ini tempat memijahnya biota laut seperti udang dan kepiting, lalu ikan yang bertelur disini jadi ini harus dipelihara. Karena ada ketakutan suatu saat terganggu, maka Japfa masuk untuk melestarikan dan kalau bisa ditambah lagi," ungkap Made.

Selain melakukan penanaman mangrove, di Desa Gebang, Japfa bersama awak media yang diajak dalam media gathering juga melepas budidaya kepiting bakau dan membudidayakannya ditempat yang sudah disediakan. (FEBRI/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait