(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Semifinal Liga 3 Lampung Rusuh, Suporter hingga Official Tim Baku Hantam
Kericuhan antar suporter di semifinal Liga 3 zona Lampung | FEBRI/Lampungpro.com
Kericuhan antar suporter di semifinal Li...

Semifinal Liga 3 Lampung Rusuh, Suporter hingga Official Tim Baku Hantam

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Pertandingan semifinal Liga 3 zona Lampung yang mempertemukan antara Sakai Sambayan (SS) Lampung FC melawan PSBL Bandar Lampung berakhir rusuh. Diakhir pertandingan terjadi keributan yang melibatkan antara kedua kubu suporter dan juga offical tim.

Laga ini sendiri dimenangkan oleh SS Lampung FC melalui babak adu penalti dengan skor 4-3, setelah sebelumnya bermain imbang 0-0. Berdasarkan pantauan Lampungpro.com, panasnya pertandingan sendiri terjadi sejak awal babak pertama. Permainan keras terjadi antar pemain imbas lapangan yang buruk. Kepemimpinan wasit yang diduga kurang tegas juga membuat beberapa kali pelatih kedua tim melakukan protes.

Di akhir babak pertama, official tim PSBL melakukan protes dengan mengejar wasit, namun mampu ditenangkan oleh aparat kepolisian yang berjaga. Dibabak kedua skor masih kacamata, kerasnya permainan membuat keributan antar pemain terjadi. Kartu kuning pun bertebaran dari saku wasit yang memimpin.

SIMAK VIDEONYA: Duh, Suporter dan Official Tim Baku Hantam di Semifinal Liga 3 Zona Lampung

Kericuhan pertama terjadi menjelang akhir babak kedua, official PSBL mendatangi wasit dan mengamuk. Kejadian ini pun membuat suporter SS Lampung FC turun ke lapangan. Beruntung kejadian ini dapat dicegah. Pertandingan dilanjutkan hingga wasit meniupkan peluit tanda babak kedua berakhir, dan panitia pertandingan memilih babak adu penalti.

Penendang pertama SS Lampung pun gagal memasukan bola. Namun, 2 penendang PSBL gagal memasukan bola, hingga membawa SS Lampung FC menang. Usai memastikan kemenangan, suporter SS Lampung mulai masuk kelapangan, alih-alih merayakan kemenangan, justru gesekan terjadi antara suporter SS Lampung dan PSBL.

Kericuhan yang terjadi antara suporter SS Lampung FC dengan PSBL Bandar Lampung | FEBRI/Lampungpro.com

Tak berhenti sampai situ, petugas polisi yang diperkirakan hanya berjumlah kurang lebih 20 orang tak mampu mencegah keributan. Official SS Lampung tiba-tiba sudah adu jotos dengan salah satu oknum suporter PSBL. Kejadian semakin melebar dimana lemparan kursi hingga adu jotos terjadi di bench SS Lampung.

Polisi pun sempat melepaskan tembakan peringatan, namun aksi ini terus terjadi. Beberapa suporter di tribun utama yang terdiri dari perempuan dan anak berlari sembari menangis dan ketakutan. "Ayok keluar takut saya, itu ribut," ujar salah satu ibu sembari menggendong balita. "Sudah nggak bener ini ribut-ribut. Pergi saja saya takut terjadi apa-apa," timpal seorang pria sembari buru-buru menghidupkan sepeda motornya.

Belum ada keterangan lebih lanjut dari Asosisasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Lampung terkait kejadian ini. Ketua PSSI Lampung Eddy Samsu yang sempat menyaksikan pertandingan ini pergi meninggalkan stadion Pahoman Bandar Lampung. (FEBRI/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait