(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Bentuk Satgas Mafia Sepakbola, Polda Lampung Bakal Bidik Liga 3 Lampung?
Ditreskrimum Polda Lampung membentuk tim khusus satuan tugas (Satgas) anti mafia sepakbola wilayah Lampung Jilid II | Lampungpro.com
Ditreskrimum Polda Lampung membentuk tim...

Bentuk Satgas Mafia Sepakbola, Polda Lampung Bakal Bidik Liga 3 Lampung?

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Kepolisian Daerah (Polda) Lampung lewat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) bersama Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Lampung, kembali membentuk tim khusus satuan tugas (Satgas) anti mafia sepakbola wilayah Lampung Jilid II, usai sebelumnya di Jilid I berhasil mengungkap kasus mafia yang terjadi di Liga 1 Indonesia.

Direktur Ditreskrimum Polda Lampung Kombes Pol M. Barly Ramadhani mengatakan, pihaknya membentuk satgas mafia sepakba sebagai bentuk permintaan dari masyarakat, yang tugasnya melanjutkan penyidikan yang ada.

"Tugas kita sementara mengawasi dan melakukan tindakan preventif. Temuan dari Liga 1 masih kita awasi, kita nanti akan pasang posko call center. Jika ada yang melihat keanehan saat pertandingan terutama pertandingan Badak Lampung di Bandar Lampung," kata Barly kepada Lampungpro.com, Jumat (23/8/2019).

Barly menambahkan, untuk saat ini pihaknya sementara hanya melakukan arahan pengawasan Liga 1 Indonesia. Namun kedepan akan semuanya diawasi baik liga 2 maupun liga 3 Asprov Lampung bahkan nasionalnya. "Posko akan segera dibentuk dan krimum ditunjuk kasatwil mafia bola wilayah Lampung. Penanganan penyidikan semuanya sama saja. Untuk sanksi tergantung pada satgas yang menentukan. Kedepan kita bentuk 13 Satgas wilayah di berbagai wilayah Lampung," tambah dia.

Dalam pembentukan ini, terdapat 72 anggota Polda Lampung sebagai satgas anti mafia bola di Lampung. Pembentukan tersebut dalam rangka memenuhi ekspektasi masyarakat terhadap perwujudan sepakbola yang bersih, bermartabat dan berprestasi. (FEBRI/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait