(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Truk Batubara Kembali Resahkan Warga Way Kanan, ini Tindakan Bupati
Sejumlah truk diduga bermuatan batubara saat melintas jalan poros Kabupaten Way Kanan. LAMPUNGPRO.COM/NETIZEN
Sejumlah truk diduga bermuatan batubara ...

Truk Batubara Kembali Resahkan Warga Way Kanan, ini Tindakan Bupati

BLAMBANGAN UMPU (Lampungpro.com): Lama tak terdengar, angkutan batu bara kembali mengusik warga Kabupaten Way Kanan. Setelah menghilang dari jalan lintas Sumatera, rupanya angkutan batu bara memilih jalan poros.

Sejumlah warga bahkan menandai akun Facebook Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya perihal keresahan itu. Seorang netizen, Sanggi Demsy, meminta perhatian Bupati dan Kapolres Way Kanan untuk menertibkan mobil truk angkutan batubara yang melintas di Jalan Poros Bandar Dalam Kalipapan Kecamatan Negeri Agung.

"Baru satu tahun ini mereka lewat, sudah diingatkan oleh rekan rekan supir truk Kalipapan agar mereka lewat Simpang Tulungbuyut, Gunung Labuhan kalau mau ke Negara Ratu, tapi mereka melawan dan tetep ngotot lewat Jalur Bandar Dalem Kalipapan ini. Pantes jalan cepet rusak, kukira mobil karet ngak taunya ngangkut batubara," kata dia.

Menanggapi hal ini, Bupati Adipati Surya mengatakan jalur tersebut merupakan jalan kabupaten. "Saya juga menyayangkan truk muatan batubara melintas di jalan kabupaten yang saya yakin muatannya melebihi tonase. Ini jadi beban jalan kabupaten, sudah barang tentu merusak jalan yang sehari-hari digunakan masyarakat," kata Adipati Surya, kepada Lampungpro.com, Rabu (21/8/2019).

Bupati mengakui banyak warga resah, karena takut jalan mereka rusak. "Saya meminta dan mengambil langkah cepat. Untuk itu Dinas Perhubungan sudah kita perintahkan untuk mengejek persolan ini dan segera mengambil langkah-langkah. Salah satunya berkoordinasi dengg pihak kepolisian dan berupaya agar mobil muatan batubara tidak melintas di jalan kabupaten," kata Raden Adipati Surya. (PRO1)


Komentar

Artikel Terkait