(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Pekan Raya Lampung 2019 Ditutup, Gubernur Arinal Sebut Pengembangan Pembangunan
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim turut duet bersama Nassar KDI dalam menyanyikan sejumlah lagu.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wak...

Pekan Raya Lampung 2019 Ditutup, Gubernur Arinal Sebut Pengembangan Pembangunan

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menutup secara resmi perhelatan Pekan Raya Lampung 2019 yang ditandai dengan penekanan tombol sirine, di PKOR Wayhalim, Minggu (18/8/2019) malam. Pada closing ceremony tersebut, ribuan masyarakat Lampung berbondong-bondong hadir untuk menyaksikan kemeriahan acara penutupan Pekan raya Lampung 2019 dengan bintang tamu Nassar KDI.

Dalam sambutannya, Gubernur Arinal menilai bahwa Pekan Raya Lampung 2019 telah berlangsung dengan lancar, sukses, dan berhasil menarik minat masyarakat Lampung. "Alhamdulillah perhelatan Pekan Raya Lampung 2019 yang dilaksanakan sejak 3 Agustus hingga 18 Agustus 2019 telah berjalan lancar dan sukses, serta berhasil menarik minat masyarakat Lampung," jelas Gubernur Arinal.

Untuk itu, Gubernur Arinal memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan mendukung acara Pekan Raya Lampung 2019. "Tidak lupa saya ucapkan penghargaan dan ucapan terimakasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan Pekan Raya Lampung 2019," ujar Gubernur Arinal saat menutup acara tersebut.

Seluruh pihak mulai dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Instansi Vertikal, dan berbagai pihak lainnya, termasuk seluruh masyarakat Lampung, ujar Gubernur Arinal sangat menyambut baik perhelatan ini sebagai media komunikasi dan wadah pertukaran informasi terkait kemajuan dan perkembangan pembangunan Daerah Lampung. "Pekan Raya Lampung 2019 juga sebagai salah satu peluang dalam mengembangkan pembangunan di Lampung. Tentunya dalam melakukan perubahan diperlukan langkah pembangunan yang terintegrasi, baik antar sektor maupun antar wilayah," jelasnya.

Lanjut Gubernur Arinal, apa yang ada dalam Pekan Raya Lampung 2019 ini, bukanlah hasil akhir dari tujuan yang kita tetapkan, tetapi sebagai proses yang harus terus berlanjut dari apa yang telah kita tetapkan. "Pekan Raya Lampung 2019 juga sebagai masukan dan umpan balik dari masyarakat sebagai tahapan pembangunan dimasa mendatang," jelas Gubernur Arinal.

Kepada seluruh masyarakat Lampung yang telah berkunjung ke Pekan Raya Lampung 2019, Gubernur Arinal menghimbau agar mampu menyebarluaskan berbagai informasi pembangunan Lampung kepada masyarakat lainnya. "Saya menghimbau dan mengajak kepada warga masyarakat yang telah datang ke Pekan Raya Lampung 2019 untuk dapat turut menyebarluaskan informasi pembangunan Lampung, diantaranya rencana keberangkatan umroh langsung dari Lampung ke Jedah Arab Saudi yang Insya Allah akan dilaksanakan pada Oktober 2019 ini, dan sebagai langkah menuju embarkasi haji penuh, dan mendukung Bandara Internasional Raden Intan II. Kemudian Kereta Babaranjang tidak akan lewat lagi di Bandar Lampung, tetapi dari pertengahan Tegineneng langsung masuk ke Jalan Tol Lampung menuju Bakauheni, jelasnya.

Untuk mewujudkan itu semua, Gubernur Arinal menghimbau kepada seluruh pihak untuk dapat bahu membahu membangun Lampung mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Sementara itu, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, melaporkan bahwa Pekan Raya Lampung 2019 telah berlangsung selama 16 hari yaitu sejak dibuka tanggal 3 Agustus hingga 18 Agustus 2019. Selain sebagai hiburan bagi masyarakat, juga menjadi sebuah wadah pertukaran informasi terkait kemajuan pembangunan Lampung yang telah, sedang maupun yang akan dilaksanakan. "Seluruh rangkaian acara kegiatan Pekan Raya Lampung 2019 dilaksanakan selama 16 (enam belas) hari dan selama itu pula telah berlangsung berbagai aktivitas dan komunikasi antara peserta pameran dengan para pengunjung," ujar Taufik.

Aktivitas tersebut, jelas Taufik, di antaranya, berupa penyampaian informasi hasil-hasil pembangunan, transaksi perdagangan, serta atraksi seni budaya oleh Pemerintah Kabupaten/Kota, baik yang dilaksanakan dipanggung utama, panggung mini, maupun panggung-panggung pada anjungan Kabupaten/ Kota dan tempat pentas lainnya.

Lanjut, Taufik menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Pekan Raya Lampung 2019 diikuti sebanyak 274 Stand dan berhasil menarik sekitar 200 ribu pengunjung. "Alhamdulillah pelaksanaan PRL 2019 berjalan lancar dan aman. Untuk itu, terimakasih atas kerjasama berbagai pihak yang telah turut mensukseskan perhelatan Pekan Raya Lampung 2019," jelasnya.

Dalam penutupan Pekan Raya Lampung 2019, Gubernur Arinal juga memberikan penghargaan kepada sejumlah stand berdasarkan kategori tertentu. Salah satunya pemberian penghargaan kepada juara umum yang diraih oleh Kabupaten Lampung Timur. (RLS/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait