(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Satu Langkah Lagi Mr. Gele Harun Sandang Pahlawan Nasional Asal Lampung
Gele Harun Nasution. | Ist
Gele Harun Nasution. | Ist

Satu Langkah Lagi Mr. Gele Harun Sandang Pahlawan Nasional Asal Lampung

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) :
Kepala Sesi Kepahlawanan Dinas Sosial Provinsi Lampung Lukman Hakim mengungkapkan progres pengangkatan pahlawan nasional dari Provinsi Lampung dalam hal ini MR. Gele Harun sedang dalam proses finalisasi serta verifikasi di Kementrian Sosial RI. Hal tersebut disampaikannya usai acara focus group discussion bersama Lampungpro.com yang bertajuk Lampung Bicara "Menanti Pahlawan Nasional Dari Lampung" di Hotel Horison Bandar Lampung.

"Masih dalam proses, tapi sudah finalisasi, artinya kemarin tim TP2GB Pusat sudah mengadakan verifikasi langsung ke Lampung baik ke ahli warisnya maupun lainnya. Tinggal mereka yang tahu nantinya seperti apa," kata Lukman Hakim saat ditemui Lampungpro.com, Rabu (14/8/2019) sore.

Lukman menambahkan, saat ini pengajuan MR. Gele Harun sebagai pahlawan nasional dari Lampung tinggal menunggu pleno hasil dari TP2GB Pusat, dan berharap akan diumumkan dalam hari pahlawan pada November mendatang. "Semuanya sudah memenuhi persyaratan tinggal proses pleno TP2GB nanti hasilnya seperti apa. Jika memang layak maka nanti akan dimasukan berkas yang akan diberikan tanda kehormatan pahlawan nasional dari Dewan Sekretariat Negara," tambah dia.

Ia pun menegaskan pihaknya dari Dinas Sosial Lampung hanya mengajukan serta mengusulkan ke pusat. Untuk progres juga sudah berada di tingkat pusat karena hasil dari Kementrian Sosial yang mengumumkannya. "Mudah-mudahan pahlawan Lampung dapat penghargaan itu. Satu tahap lagi penentuannya nanti jika mendapatkan penghargaan nasional akan dipanggil ke pusat melalui ahli warisnya di istana negara," tegas Lukman. (FEBRI/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait