(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Mangkir Tugas Saat Bupati Sidak, Puluhan ASN Disdik Lampung Utara Dimutasi

Mangkir Tugas Saat Bupati Sidak, Puluhan ASN Disdik Lampung Utara Dimutasi

LAMPUNG UTARA (Lampungpro.com): Puluhan staf yang ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Utara dimutasi. Hal itu sebagai sanksi yang harus diterima akibat tidak ada di tempat pada saat lnspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh Bupati Lampung Utara bersama lnspektorat dan Badan Kepegawaian Kabupaten setempat, pada Senin 12 Agustus 2019 lalu.

Diketahui sebelumnya, Bupati Agung ilmu mangkunegara bersama pihak lnspektorat dan Badan Kepegawaian setempat melakukan Sidak ke Disdik dan Dinas P2A. Dari hasil sidak tersebut di dapati dari jumlah 113 pejabat struktural, ASN, pegawai, dan honorer yang ada di Disdik hanya ada sekitar 50 orang saja yang ada di tempat pada saat sidak dilakukan. Sementara sisanya tidak ada di tempat, atau manggkir pada saat jam kerja. Sementara di Dinas P2A didapati 24 orang ASN dan Pegawai yang tidak berada ditempat pada saat sidak dilakukan.

Sekretaris lnspektorat, Gunaido Utama mengatakan, bahwa baik itu pejabat struktural, ASN, maupun honorer yang mangkir pada saat sidak itu dilakukan akan diberikan sanksi mulai dari pembinaan, mutasi, penurunan pangkat, hingga pada sanksi pemecatan. Sesuai dengan aturan dan undang-undang serta Perintah langsung dari Bupati.

"Tetapikan dalam hal ini kita tidak serta merta langsung mengambil keputusan secara sepihak, tentunya kita akan proses dan tanyakan dulu kepada yang bersangkutan. Apa alasan mereka tidak ada di tempat pada saat itu, apakah Sakit, DL, atau ada alasan lain yang dapat kita maklumi," ungkap Gunaido. 

Hal yang sama juga dikatakan oleh Assisten Il Toto Sumedi saat dimintai keterangannya terkait hal itu. Dirinya berharap hal seperti ini menjadi pembelajaran bagi para ASN yang lain untuk dapat lebih meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja, dan dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. "Saya sangat mendukung, apa yang dilakukan oleh Bupati, agar hal seperti ini menjadi tolak ukur para ASN dalam menjalanakan tugasnya sebagai palayan masyarakat," harap dia.

Ditempat terpisah, Lampungpro.com mendapat informasi dari salah satu staf yang ada di Disdik yang enggan namanya di publikasikan menjelaskan bahwa pada saat sidak yang dilakukan Bupati bersama jajarannya, pada Senin 12 Agustus 2019 lalu, diketahui yang ada di tempat pada saat itu hanya 27 orang, dan 23 orang lainnya datang terlambat. Sementara sisanya dari jumlah keseluruhan sebanyak 113, tidak ada di tempat, termasuk beberapa pejabat struktural yang ada di Disdik.

"Setau saya yang tidak ada di tempat pada saat itu, rata-rata para pejabat struktural Disdik, dan dari 14 orang yang di mutasi kemarin semuanya ASN, sebagai staf dibagian Disdik," terangnya.

Selain itu menurutnya, dari 14 orang yang masuk dalam daftar mutasi tersebut termasuk salah satunya Sat Pol PP yang bertugas jaga di Disdik. Bahkan surat mutasi tersebut langsung di serah terimakan oleh Pihak lnspektorat ke Plt Kadisdik, yang di saksikan oleh pihak Badan Kepegawaian di Kantor Disdik kemarin siang, Rabu (14/8/2019).

"Tapi untuk para pejabat struktural yang tidak ada di tempat pada saat sidak itu, setahu saya belum ada yang mendapat sanksi atau mutasi yang di berikan. Menurut informasi dari 14 staf yang di mutasi kemarin, rata-rata di pindah tugaskan ke Kantor Kecamatan yang berbeda," jelasnya.(RIKI/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait