(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Jika Ada Transaksi Narkoba, Kepala BNN Heru: Jangan Lapor, Langsung Tangkap!
Kepala BNN Heru Winarko saat ekspose pengungkapan jaringan pengedar internasional di Jakarta, Rabu (14/11/2018). LAMPUNGPRO.COM
Kepala BNN Heru Winarko saat ekspose pen...

Jika Ada Transaksi Narkoba, Kepala BNN Heru: Jangan Lapor, Langsung Tangkap!

JAKARTA (Lampungpro.com): Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Heru Winarko meminta masyakarakat lebih berperan aktif dalam menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing. Heru bahkan meminta masyarakat untuk bertindak lebih tegas apabila di lingkungan tempat tinggal mereka menemukan adanya penyalahgunaan maupun transaksi narkoba.

“Kalau misal ada yang tanya, pak kalau ada pengguna atau transaksi (narkoba) kami harus lapor ke mana? Tak usah lapor, langsung tangkap saja, itu tangkap tangan, yang tangkap tangan siapapun bisa menangkap, silahkan. Nanti itu (pelaku) serahkan ke kepolisian atau ke BNN setempat,” kata Heru, Rabu (14/08/2019)

Pihaknya mengajak semua elemen masyarakat bahu membahu mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing. “Langkah pertama yang harus diaktualisasikan sebagai upaya pencegahan dini tentu harus dimulai dari lingkungan keluarga. Para orang tua wajib mengenali anak-anaknya dengan baik. Sehingga jika terjadi perubahan yang drastis pada anak-anaknya bisa segera melakukan antisipasi,” ujar dia.

Perhatian pada anak-anak, terutama generasi muda harus dilakukan dengan sangat serius mengingat peredaran maupun penyalahgunaan narkoba saat ini semakin menyasar kalangan muda. "Angkanya mencapai 5 persen atau dari 100 anak muda ada 5 orang yang menyalahgunakan narkoba. Kondisi ini tentu sangat bahaya, jangan sampai bonus demografi kita hilang gara-gara narkoba ini," ucap dia.

Maka dari itu, melalui deklarasi Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang serentak digelar diberbagai wilayah di Indonesia diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pengedar dan penyalahguna narkoba. “Penting sekali untuk membersihkan desa dari narkoba, berikutnya kita menyasar ke kawasan perkotaan, kita bersihkan semua ,” jelas dia.(**/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait