(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Ini Motif Karyawan Rumah Makan yang Tebas Leher Sopir Terungkap

Ini Motif Karyawan Rumah Makan yang Tebas Leher Sopir Terungkap

Motif Karyawan Rumah Makan Tebas Leher Sopir Terungkap

MESUJI (Lampungpro.com): Motif kejadian naas yang menimpa korban atas nama Sunarto (40) sebagai sopir Fosu berwarna hijau Nopol B 9626 BIO
bermuatan kendaraan R4 asal Provinsi Jambi akhirnya terungkap. Saat ditemui di ruang kerjanya, Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Dennis mengungkapkan, buntut permasalahan bermula dari sakit hati yang dialami pelaku Aziz.

"Jadi Aziz ini karyawan Rumah Makan WK, sebelumnya Aziz sudah berapa kali bertemu dengan sopir asli Mobil tersebut bernama Wira Subesai Bin Suparman (26) kelahiran Lampung Tengah, Provinsi Lampung yang telah berdomisili di Muara Tebo, Jambi. Jadi pernah sopir tersebut menertawakan pelaku karena pelaku mempunyai kekurangan fisik, alias sudah tidak ada tangan kiri sehingga menimbulkan emosi serta dendam dibenak pelaku," kata Dennis, Senin (12/8/2019).

Kemudian, pada waktu mobil tersebut singgah kembali di Rumah Malan WK pada Minggu (11/8/2019) lalu, pelaku melihat dan memastikan jenis mobil dan Nopol nya datang.

"Pelaku melihat dan memastikan Nopol kendaraan tersebut dan memastikan orang yang keluar dari fosu itu, tanpa pikir panjang karena dendam, pelaku langsung pulang ke Rumah Pemilik Rumah Makan atas nama Salim untuk mengambil Golok. Setelah itu pelaku menunggu sopir yang turun dari mobil tadi hingga tidur terlelap. Pada pukul 03.30 WIB Melihat sudah tertidur pulas, dan langsung pelaku melancarkan aksinya. Alhasil, ternyata sopir yang turun itu adalah Sunarto sebagai sopir cadangan, Sopir aslinya adalah Wira Subesai berada tidur di dalam mobil, jadi pelaku salah sasaran. Dalam kasus ini, kami telah memeriksa tiga orang saksi," jelas Kasat Reskrim.

Diberitakan sebelumnya Peristiwa pembacokan dengan menggunakan senjata tajam jenis golok hingga memakan korban jiwa terjadi di Jalan Lintas Timur Sumatera, Desa Wirabangun, Kabupaten Mesuji pada Minggu (11/8/2019) subuh pukul 03.30 WIB.

Peristiwa bejat tersebut dilakukan oleh pemuda asal Medan, Aziz (30) Dengan sadis, pemuda tersebut menebas leher dan dagu salah satu sopir atas nama Sunarto hingga nyaris putus sampai tewas di tempat. Selain itu korban kedua Siswandi yang juga sopir warga Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan dengan luka bacok pada bagian lengan kanan dan punggung. (ROSARIO/PRO3)


Komentar