(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Tabrak Lari, Kepala Sekolah SDN 21 Way Serdang Mesuji Lampung Tewas
Bupati Mesuji Saply (tengah) saat menjenguk keluarga korban, Minggu (11/8/2019). LAMPUNGPRO.COM/ROSARIO
Bupati Mesuji Saply (tengah) saat menjen...

Tabrak Lari, Kepala Sekolah SDN 21 Way Serdang Mesuji Lampung Tewas

MESUJI (Lampungpro.com) : Kecelakaan lalu lintas kembali menimpa aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji, Lampung. Korban tewas atas nama Makrus (56) warga RT 01 RW 05 Desa Hadimulyo, Kecamatan Way Serdang, Mesuji yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah Dasar Negeri 21 Way Serdang.

Makrus tewas dengan luka dibagian kepala yang mengalami pendarahan hebat dan diduga terpental dibahu jalan. Korban menggunakan kendaraan Honda jenis Mega Pro hitam, dalam peristiwa kecelakaan yang terjadi di Jalan Lintas Timur Sumatera Moro-moro Kabupaten Mesuji pada pukul 14.30 WIB. Polisi masih menyelidiki kendaraan apa yang menabrak Makrus, apakah kendaraan roda dua atau roda empat

"Tabrak lari sekira pukul 14.30 WIB di Jalintim Moro-moro. Saat ini korban dibawa ke Puskesmas Simpang Pematang, Desa Wirabangun," ujar salah satu anggota Satlantas Polres Mesuji saat di Puskesmas Simpang Pematang kepada Lampungpro.com, Minggu (11/8/2019).

Mengetahui peristiwa tersebut, Plt Bupati Mesuji Saply langsung mendatangi korban di Puskesmas didampingi Moko Kabid Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji beserta Camat. Saply menyampaikan duka mendalam atas musibah ini.

"Kami sangat merasa kehilangan, beliau sosok yang rajin dan aktif juga di Pramuka. Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Mesuji turut berduka cita, semoga Almarhum diterima di sisi Allah Swt dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Kejadian ini tidak pernah kita inginkan, semua adalah kehendak Tuhan Yang Maha Esa, dan semoga pelaku dapat segera tertangkap," ujar Saply. (ROSARIO/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait