(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Minum Kopi Tiga Cangkir Per Hari Bisa Bikin Migrain, Ini Penjelasannya
Seorang gadis yang sedang meminum kopi. | Ist
Seorang gadis yang sedang meminum kopi. ...

Minum Kopi Tiga Cangkir Per Hari Bisa Bikin Migrain, Ini Penjelasannya

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Minuman berkafein ini jadi favorit banyak orang. Namun jangan terlalu sering mengonsumsinya karena menurut peneliti kopi dapat sebabkan migrain.

NDTV Food (9/8/2019) melaporkan sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Medicine mengungkap bahwa konsumsi tiga cangkir atau lebih minuman berkafein seperti kopi dalam sehari dapat meningkatkan risiko migrain. Para peneliti menemukan bahwa minuman ini adalah pemicu utama dari migrain.

Mereka melakukan penelitian ini dengan 98 partisipan orang dewasa yang memiliki migrain episodik akibat seringnya menulis setiap pagi dan malam selama enam minggu. Para partisipan juga diharuskan melaporkan hasil dari asupan kopi berkafein mereka seperti soda, teh, dan minuman energi setiap harinya. Juga mengisi laporan sakit kepala mereka.

Bukan hanya itu, partisipan juga membagikan alasan lainnya ketika mereka merasakan migrain, misalnya dari penggunaan obat-obatan, minuman beralkohol, aktivitas, gejala depresi, stres psikologis, pola tidur dan siklus menstruasi.

Dari sinilah peneliti melakukan analisis untuk mengetahui hubungan antara asupan minuman berkafein termasuk kopi dengan sakit kepala migrain. Hasilnya memang terbukti, migrain terjadi akibat dari dosis kafein yang diminum.

Kemudian para peneliti menemukan bahwa satu atau dua cangkir minuman berkafein tidak akan membuat Anda menjadi migrain, tetapi jika Anda minum tiga cangkir hingga lebih minuman berkafein memungkinkan Anda merasakan sakit kepala migrain.

"Meski beberapa pemicu potensial seperti kurang tidur hanya meningkatkan risiko migrain, peran kafein sangat kompleks. Pasalnya kafein dapat memicu serangan migrain tapi juga membantu mengendalikan gejalanya. Dampak kafein tergantung pada dosis dan frekuensinya," ujar Elizabeth Mostofsky dari Universitas Harvard.

"Satu porsi kafein biasanya didefinisikan sebagai delapan ons atau satu cangkir kopi berkafein, enam ons teh, sekaleng soda 12 ons, dan sekaleng minuman energi 2 ons," kata Mostofsky.

"Porsi-porsi tersebut mengandung 25 hingga 150 miligram kafein, jadi kami tidak dapat menghitung jumlah kafein yang dikaitkan dengan peningkatan risiko migrain. Namun, dalam analisis yang disesuaikan sendiri selama 6 minggu ini, tiap peserta harus memilih dan menyiapkan sendiri minuman berkafein secara konsisten," pungks Mostofsky. (***/PRO3)


Komentar

Artikel Terkait