(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Sembunyi di Kebun, Polisi Tembak Spesialis Pembobol Rumah di Pringsewu ini
Tersangka pembobol rumah saat di Polres Tanggamus, Sabtu (20/7/2019). LAMPUNGPRO.COM
Tersangka pembobol rumah saat di Polres ...

Sembunyi di Kebun, Polisi Tembak Spesialis Pembobol Rumah di Pringsewu ini

PRINGSEWU (Lampungpro.com): Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus menangkap Dedi Sujarwo (25), tersangka pembobolan dua rumah warga Kecamatan Ambarawa, Pringsewu. Tersangka ditangkap saat bersembunyi di perkebunan di Kecamatan Pardasuka, namun sayangnya penangkapan kurang berjalan mulus.

Pasalnya tersangka melawan dan berusaha melukai petugas sehingga ditembak di kakinya kirinya. Kini sambil menunggu penyembuhan luka tembaknya, tersangka dalam penahanan di Rutan Polres Tanggamus guna penyidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, melalui Kaur Bin Opsnal Satreskrim (KBO) Iptu Ramon Zamora, menungkapkan bahwa tersangka ditangkap berdasarkan dua laporan masyarakat. Korban pertama, Edi Purwanto warga Pekon Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa, Pringsewu. Kejahatan dilakukan tersangka ketika korban tidur, pada Senin (4/2/2019) pukul 02.00 WIB, mencuri satu sepeda motor Honda Revo BE 5706 UE, laptop Acer Aspire, dan modem Wifi Hotspot merk Smartfren dengan kerugian sekitar Rp6 juta.

Selanjutnya, laporan korban Turyadi warga di RT.004 RW.002 Pekon Ambarawa Barat, Ambarawa, Pringsewu, pada Jumat (11/1/2019) pukul 21.00 WIB ketika rumah kosong. Tersangka mengambil HP Zenfone, HP Merk Samsung, dan sepeda motor Merk Honda GL 200 R dengan kerugian Rp14,8 juta.

Penangkapan tersangka sempat diwarnai kejar-kejaran. Pasalnya, setelah teridentifikasi tersangka bersembunyi di perkebunan. Bahkan dalam penangkapan tersangka juga melakukan perlawanan sehingga ditempak di kaki kirinya. Dalam keteranganya di hadapan penyidik, tersangka mengakui semua perbuatannya.

Dia mengaku sepeda motor Honda Revo milik Edi Purwanto dijual melalui media sosial, namun dia berdalih tidak mengenal pembeli tersebut. "Motor saya jual COD-an di Pendopo Pringsewu seharga Rp3 juta dan uangnya sudah habis," kata pemuda berbadan kekar tersebut. (PRO1)


Komentar

Artikel Terkait