(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Polda Lampung Periksa 5 Saksi Kasus Bentrok di Mesuji Lampung

Polda Lampung Periksa 5 Saksi Kasus Bentrok di Mesuji Lampung

MESUJI (Lampungpro.com): Hingga kini kepolisian belum menetapkan tersangka dalam proses hukum kasus bentrok kelompok di kawasan Register 45 Sungai Buaya, Kabupaten Mesuji.

"Kepolisian sudah memeriksa lima saksi baik itu dari kelompok Mekar Jaya maupun dari kelompok Mesuji Raya Kesaksian tersebut terus diuji keterangan, guna memudahkan upaya pengungkapan terhadap pelaku dan terus upaya pendalaman selain itu beberapa korban yang di rawat di rumah sakit juga akan kita minta keterangan sebagai saksi. Tapi sejauh ini belum ada yang di tetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang memakan tiga korban jiwa dan menyebabkan 10 orang mengalami luka," ujar Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo yang juga didampingi Plt Bupati Saply dan juga Dandim 0426 Tulang bawang Letkol Inf Kohir kepada Rilis.id di Rumah Dinas plt Bupati Mesuji Saply, Jumat (19/7/2019) petang.

Namun orang nomor satu di jajaran Kepolisian Resort Mesuji ini tidak merinci siapa nama saksi-saksi yang diperiksa. Selain itu, penanganan masalah ini juga langsung dilakukan oleh Polda Lampung. Disamping itu, Menurut Kapolres Mesuji upaya mediasi kedua belah pihak akan segera dilakukan dalam waktu dekat agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Dia berharap mediasi nanti mempertemukan warga yang bertikai akan berlangsung baik dan kedua belah pihak menerimanya.

Sementara Plt Bupati Mesuji Saply meminta kepada masyarakat di Mesuji tidak terbawa dengan isu-isu hoaks dan video provokasi pascabentrok yang terjadi di Register 45.

"Kami meminta agar warga tidak terbawa isu-isu video yang beredar di media sosial, kepada seluruh masyarakat agar menciptakan suasana kondusif setelah kejadian tersebut. Ia menjamin, TNI dan Polri akan bekerja sesuai dengan prosedur penyidikan tindak pidana yang telah ditentukan. Mari kita buat situasi kondusif dan kita jaga dalam kondisi seperti ini agar saling menjaga dan jangan terbawa emosional dan jangan terprovokasi . Permasalahan kita serahkan, dalam hal ini Kementerian Kehutanan," ujar dia. (ROSARIO/PRO3)


Komentar

Artikel Terkait