Kampanye Unik PKD Mapala Lampung, Tuntut Pensiunkan Kantong Plastik
Puluhan aktivis lingkungan dan pecinta alam yang tergabung dalam Pusat Koordinasi Daerah (PKD) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Lampung melakukan aksi yang dibilang cukup unik di sekitaran Tugu Adipura Bandar Lampung, Minggu (7/7/2019).
Puluhan aktivis lingkungan dan pecinta a...

Kampanye Unik PKD Mapala Lampung, Tuntut Pensiunkan Kantong Plastik

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Puluhan aktivis lingkungan dan pecinta alam yang tergabung dalam Pusat Koordinasi Daerah (PKD) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Lampung melakukan aksi yang dibilang cukup unik di sekitaran Tugu Adipura Bandar Lampung, Minggu (7/7/2019).

Mereka melakukan aksi kampanye bahaya penggunaan bahan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga menuntut kepada masyarakat untuk mempensiunkan penggunaan kantong plastik.

Koordinator PKD Mapala Lampung Widi Pangestu mengungkapkan permasalahan plastik saat ini cukup sulit untuk ditangani sementara kesadaran masyarakat saat ini masih kurang.

"Kami menyerukan kepada masyarakat untuk berhenti menggunakan plastik secara berlebihan dan menyarankan untuk menggantinya dengan wadah yang lain yang tidak sekali pakai," ungkap Widi saat ditemui Lampungpro.com di Tugu Adipura.

Selain itu, aksi ini dilakukan untuk memperingati Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia yang jatuh pada Rabu (3/7/2019) lalu dengan harapan masyarakat dapat menyadari betapa bahayanya menggunakan bahan plastik secara berlebihan.

"Kami serukan kepada masyarakat akan bahaya plastik dan masyarakat perlu kesadaran untuk menyadari dampaknya di masa mendatang terlebih saat ini populasi sampah di Indonesia didominasi oleh sampah plastik," ujar dia.

Kampanye ini dibilang unik dan mencuri perhatian pandangan mata pengendara yang melintasi Tugu Adipura lantaran mereka melakukan aksi dengan memakai kostum pakaian yang terbuat dari plastik bekas yang telah dibersihkan sambil memegang karton bertuliskan "Saya Kantong Plastik Menuntut Pensiun".

Konsep tersebut dilakukan agar masyarakat lebih mudah menangkap pesan yang disampaikan oleh PKD Mapala Lampung sehingga harapannya masyarakat benar-benar mengurangi penggunaan kantong plastik. (FEBRI/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait