Kisah Ojol Cantik Bandar Lampung: Ingin Jadi Guru, Suka-Duka Tarik Bapak-Bapak

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Kemudahan yang diberikan Go-Jek sangatlah banyak sekali terutama untuk keperluan pokok dari masyarakat. Selain kemudahan yang diberikan, menjadi mitra go-jek juga dirasa banyak sekali keuntungannya. Seperti yang dirasakan oleh mitra gojek yang sudah bergabung kurang lebih selama 2 tahun.

Namanya Natalia Debi Rismanda, wanita berusia 22 tahun tersebut merasakan banyak sekali manfaat bergabung dengan aplikasi milik anak bangsa tersebut, diantaranya adalah dapat membiayai kuliahnya sendiri, bisa membantu keuangan kedua orang tuanya, dan bisa untuk membeli keperluannya sendiri.

"Banyak sekali keuntungannya sejak saya bergabung sebagai mitra dari go-jek, ya cukup untuk keperluan sehari saya, untuk kuliah mas kan saya baru masuk di kampus Universitas Terbuka (UT) jurusan PGSD, dan bantu keuangan orang tua saya," ucapnya ketika bertemu Lampungpro.com saat beristirahat.

Selain sebagai mitra go-jek Debi juga bekerja sebagai salah seorang guru taman kanak-kanak. Di TK Citra Melati di Bandar Lampung, pada pagi hari Debi bekerja. Setelah selesai mengajar pada siang hari baru dia bekerja lagi sebagai seorang pengemudi ojek online. Tanpa rasa malu ataupun minder dia berusaha mengejar cita-citanya sebagai seorang guru.

Suka duka yang dirasakan debi sebagai ojek online terkadang muncul dari pelanggannya. "Terkadang saya agak bingung kalau bawa bapak-bapak atau pria yang gede (besar) badannya, sayakan cewek takut gak imbang motornya. Terus ditambah lagi bawaannya. ada lagi klo bawa emak-emak (ibu-ibu) yang sekaligus membawa anaknya lebih dari satu, kan repot," cerita dia.

Harapan dari debi untuk Go-Jek sebagai pengemudi ojek onlins supaya bonusnya ditambahin, untuk poin nya mohon dikembalikan seperti dulu lagi untuk regulasinya. "Semoga harapan semua pengemudi ojek online didengar aplikator. Harapan saya supaya bisa terus berkembang juga," tutupnya.(ASANDY/PRO2)


Artikel Terkait