(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Usai Lebaran, Harga Bahan Pangan di Bandar Lampung Belum Stabil
Rumini (53) penjual harga kebutuhan pokok saat ditemui Lampungpro.com di Pasar Wayhalim Bandar Lampung, Rabu (12/6/2019) pagi | Febri/Lampungpro.com
Rumini (53) penjual harga kebutuhan poko...

Usai Lebaran, Harga Bahan Pangan di Bandar Lampung Belum Stabil

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Sepekan usai Hari Raya Idulfitri atau Lebaran tahun 2019, beberapa harga komoditi kebutuhan pokok seperti cabai dan lainnya di beberapa pasar di Kota Bandar Lampung belum stabil. Beberapa komoditi bahkan masih ada yang mengalami kenaikan. Seperti komoditi bawang misalnya, saat ini harga bawang merah dan bawang putih di pasaran mencapai Rp35 ribu hingga Rp40 ribu perkilonya.

"Sampai hari ini ada beberapa harga yang naik dan ada juga yang turun. Pasar rata-rata baru buka jadi harga masih belum stabil, tiga hari kedepan kita harapkan sudah stabil agar tidak merugi," kata Rumini (53) penjual harga kebutuhan pokok saat ditemui Lampungpro.com di Pasar Wayhalim Bandar Lampung, Rabu (12/6/2019) pagi.

Sementara itu untuk harga komoditi cabai usai Lebaran sudah mulai ada penurunan dari yang semua Rp85 ribu menjadi Rp50 ribu perkilogramnya. "Cabai alhamdulillah sudah ada penurunan mulai hari ini. Untuk cabai merah sendiri yang semula Rp80 ribu menjadi Rp40 ribu. Cabai hijau panjang Rp35 ribu dan cabai rawit hijau Rp50 ribu," tambahnya.

Harga kebutuhan pokok di Pasar Tugu Bandar Lampung pun juga sama. Harga cabai sudah berangsur-angsur beberapa mulai mengalami penurunan berkisar Rp40 ribu hingga Rp50 ribu perkilogramnya. Pantauan Lampungpro.com untuk harga kebutuhan pokok lain seperti bumbu sayuran dan lainnya ada yang mengalami kenaikan dan ada juga yang mengalami penurunan. Beberapa pedagang dan pembeli di pasar Kota Bandar Lampung masih sepi. (FEBRI/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait