(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Wisata di Bandar Lampung, Masyarakat Belum Sadar Jaga Kebersihan
Sampah yang berserakan di Bukit Sakura Bandar Lampung |FEBRI/Lampungpro.com
Sampah yang berserakan di Bukit Sakura B...

Wisata di Bandar Lampung, Masyarakat Belum Sadar Jaga Kebersihan

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Libur Hari Raya Idulfitri, banyak masyarakat yang pergi berlibur ke tempat wisata yang dinilai dapat memanjakan mata dan me-refresh pikiran karena penatnya pekerjaan dan lainnya. Banyak masyarakat yang merelakan waktunya untuk sekedar bersantai maupun lainnya di tempat wisata.

Selain itu, mereka terkadang rela merogoh kocek yang dalam untuk meraih sensasi kepuasan saat berlibur di tempat wisata. Rata-rata mereka lebih memilih pantai, pegunungan dan bukit untuk bersuka ria bersama keluarga. Tak terkecuali wisata Puncak Mas Lampung dan wisata Bukit Sakura di pegunungan Kota Bandar Lampung yang sejak pagi dipadati wisatawan baik lokal Lampung maupun luar Lampung yang sedang mudik di Lampung.

Keindahan alam dari atas ketinggian menjadi sensasi tersendiri bagi setiap mata yang memandang. Sebab selain melihat pemandangan riuhnya gedung bertingkat, pengunjung dapat disuguhi pemandangan lainnya seperti lautan dan sebagainya. Namun, amat disayangkan keindahan taman wisata seperti Puncak Mas dan Bukit Sakura ini tidak dibarengi dengan pola hidup bersih dan sehat dari pengunjung yang dinilai kurang menjaga kebersihan taman.

Selain itu, banyak tangan jahil wisatawan juga yang dinilai merusak lingkungan sekitar tempat wisata seperti menginjak rumput tanaman, merusak fasilitas yang ada dan sebagainya lantaran tidak menghiraukan arahan pengelola wisata. Berdasarkan pantauan Lampungpro.com di dua lokasi itu, terlihat banyak sampah yang berserakan di berbagai sudut taman dan spot fasilitas yang telah disediakan. Padahal pihak pengelola wisata sudah menyiapkan kotak sampah disetiap sudut taman.

Lampungpro.com yang memantau sejak pagi hingga sore hari, tiap satu menit setidaknya ada sepuluh pengunjung yang membuang sampah sembarangan di area wisata. Sementara yang menjaga kebersihan hanya dua orang permenitnya. Saat lampungpro.com bersama petugas kebersihan tempat wisata mencoba menegur, para pengunjung rata-rata malah saling menyalahkan satu sama lain, bahkan tak banyak pengunjung yang emosi saat ditegur yang justru memarahi petugas pengelola wisata. (FEBRI/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait