(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Tol Terbanggi Besar-Bakauheni Bakal Buka-Tutup, Catat Tanggalnya
Gerbang Tol Terbanggi Besar, Lampung Tengah | Lampungpro.com
Gerbang Tol Terbanggi Besar, Lampung Ten...

Tol Terbanggi Besar-Bakauheni Bakal Buka-Tutup, Catat Tanggalnya

BAKAUHENI (Lampungpro.com): Pemerintah akan memberlakukan sistem buka-tutup di ruas Jalan Tol Terbanggi Besar menuju Bakauheni, Lampung, saat masa arus balik Lebaran berlangsung. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, rekayasa lalu-lintas tersebut rencananya diterapkan pada tanggal 7 hingga 9 Juni 2019, pukul 06.00 WIB hingga 16.00 WIB.

“Untuk memperlambat kendaraan ke Bakauheni akan dilakukan pola pengaturan waktu di entri Tol Terbanggi (Besar) sampai Simpang Pematang, menggunakan skema buka-tutup,” ucap Budi Setiyadi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/6/2019)

Ia memprediksi arus balik akan berlangsung pada 7 hingga 9 Juni 2019. Menurutnya, rentang waktu arus balik lebih pendek ketimbang arus mudik. Pada masa arus mudik, masyarakat memiliki waktu sekitar lima hari untuk melakukan perjalanan, yakni pada 29 Mei hingga 3 Juni. Sedangkan pada masa balik, rentang waktu perjalanan pemudik hanya tiga hari.

Dengan demikian, Kementerian Perhubungan menengarai tingkat kepadatan arus lalu-lintas pada masa balik lebih tinggi ketimbang masa mudik. Tak terkecuali untuk penyeberangan seperti dari Bakauheni, Lampung menuju Merak, Banten. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu-lintas, selain mengatur skema buka-tutup di ruas Terbanggi Besar, pemerintah merencanakan rekayasa di Jalan Tol Bakauheni.

Budi Setiyadi menjelaskan, bila terjadi kemacetan sepanjang 1 kilometer di jalan tol tersebut, pihaknya bakal mendorong kendaraan keluar ke ruas Simpang Hatta. "Apabila (antrean kendaraan) lebih dari 4 kilometer, pengemudi akan didorong ke exit tol Sidomulyo," jelas dia.

Sementara itu, untuk mengurai antrean di Pelabuhan Bakauheni, pemerintah akan mempercepat waktu bongkar muat kapal dari semula 1 jam menjadi 45 menit. Kapal-kapal yang diizinkan beroperasi pun hanya kapal besar dengan ukuran lebih dari 5.000 gross tonnage.(**/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait