Tujuh Pebulutangkis Lampung Siap ke Porwanas di Papua

Tujuh Pebulutangkis Lampung Siap ke Porwanas di Papua

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Seksi Wartawan Olah Raga (Siwo) PWI Lampung gelar rapat pemantafan kontingen atlet yang siap di berangkatkan pada Porwanas Papua tahun depan. Tahap awal, kontingen atlet Bulu Tangkis melaporkan kesiapan atlet dan offisial terkait kesiapan atlet dan sarana pendukung lainnya.

Koordinator Atlet cabang Bulu Tangkis Hendri Maizon mengatakan, cabang olahraga bulu tangkis secara psikologis siap menghadapi Porwanas mendatang. Pada Cabor ini, 7 atlet telah siap mewakili Provinsi Lampung guna merebut prestasi tertinggi dalam menyumbang medali emas.

"Mengenai lokasi berlatih kita sudah memiliki lokasi, tinggal mengepaskan waktu jadwal latihan. Langkah ini diambil sebagai pemantafan atlet karena beberapa atlet sudah lama tidak berlatih," ujarnya.

Selain latihan, atlet akan melaksanakan pelatihan daerah dan try out atlet. Dengan begitu, waktu yang disiapkan cukup untuk mengembleng atlet guna berprestasi menyumbang medali.

Ketua Siwo Lampung, Edi Purwanto mengatakan/ rapat teknis yang dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi kesiapan atlet Porwanas Lampung khususnya Cabor Bola Tangkis, salah satunya Teknis latihan yang akan dijadwalkan kapan waktu penyelengaraannya. Harapannya setelah lebaran idul fitri segala persiapan akan dilakukan.

"Targetnya pada awal Januari mendatang, seluruh atlet bisa melaksanakan TC di berbagai kabupaten-kota di Lampung guna menambah jam terbang atlet. Kita akan mencoba melawan atlet atlet muda yang berprestas dari kub di lampung. Dengan begitu atlet yang kita miliki teruji," ujarnya, (25/5/2019).

Karena olah raga ini membawa nama baik wartawan Lampung, Diharapkan peran serta Pengurus PWI kabuaten- kota untuk untuk membantu kesiapan seluruh cabor yang akan dikirim ke Papua. Seperti ketika atlet mengelar eksebisi latihan, menyiapakan atlet yang akan mengikuti seleksi. Menyatakan siap jika di tunjuk untuk menjadi penangung jawab cabang Olah Raga.

"Kesiapan ini harus dipatuhi, karena beban mempertahankan 5 besar sangat berat, karena beberapa Cabor unggulan, seperti Bride penyubang medali emas dan perak tidak dipertandingkan di Porwanas Papua," tutupnya. (***/PRO3)


Komentar

Artikel Terkait