(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Mudik 2019, Waspada Aksi Perampok di Jalinsum di Lampung
Kondisi Jalan Lintas Sumatera rusak di Jalan Soekarno-Hatta bypass Bandar Lampung | JASLIN/Lampungpro.com
Kondisi Jalan Lintas Sumatera rusak di J...

Mudik 2019, Waspada Aksi Perampok di Jalinsum di Lampung

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Mendekati arus mudik dan balik menuju dan dari Bandar Lampung, ternyata Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) ruas Rajabasa–Panjang masih belum aman dilewati. Para pemudik harus waspada melewati ruas jalan ini, karena kondisi jalan yang tidak mulus.

Jalan yang buruk di Jalinsum Rajabasa–Panjang, diperkirakan karena sering dilintasi kendaraan muatan berat, seperti truk pengangkut batu bara, truk minyak sawit, dan tronton. Ruas jalan nasional ini selalu dilintasi truk dengan muatan yang mencapai di atas 60 ton. Beban muatan inilah yang jauh di atas daya tahan jalan nasional.

Selain berlubang, Jalinsum Bandar Lampung ini juga bergelombang, sehingga berbahaya bagi para pengemudi kendaraan roda dua. Perbaikan jalan yang dilakukan terkesan seadanya dan kurang rapi. Ada jalan yang ditutup tidak rapi, sehingga tambalan lebih tinggi dari badan jalan. Kondisi ini juga berpotensi dimanfaatkan para pelaku kriminal, untuk menjerat calon korban dan merampok para pemudik.

Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Zahwani Pandra Arsyad, ada lima titik rawan tindak pidana di Jalinsum. Lima titik rawan itu ada di Jalinsum wilayah Kabupaten Tulang Bawang, Mesuji, Lampung Timur, Lampung Utara, dan Lampung Selatan. "Modus yang dilakukan para pelaku kejahatan harus diwaspadai, seperti berpura-pura meminta tolong saat kendaraannya rusak atau modus pohon tumbang," ujarnya.

Para pelaku kriminal biasanya akan mengincar kendaraan pribadi, yang memiliki bagasi di atas mobil, atau juga nomor kendaraan yang berasal dari luar Provinsi Lampung. Dia mengimbau agar para pemudik selalu waspada saat mengendarai kendaraannya terutama pada malam hari.

Barang bawaan yang penting, lanjutnya, diharapkan tidak diletakkan di atas mobil. "Kita imbau jangan terlalu banyak membawa barang bawaan, karena akan memancing pelaku tindak kriminal. Jika terjadi segera laporkan ke pihak kepolisian," ujarnya.

Selain jalur Rajabasa–Panjang, pemudik juga harus mewaspadai rute Jalinsum Kalianda-Panjang, karena kondisi jalan di Bandar Lampung ini menurun dan menanjak. (***/PRO3)


Komentar

Artikel Terkait