(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Tips dan Trik Agar Tubuh Tetap Prima Saat Berpuasa Ala Dokter RSUDAM Yusuf
Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeluk (RSUDAM) Lampung, dr. Yusuf Aulia Rahman, Sp.PD. | Ist
Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sa...

Tips dan Trik Agar Tubuh Tetap Prima Saat Berpuasa Ala Dokter RSUDAM Yusuf

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Tidak mengkonsumsi selama hampir 13 jam saat berpuasa bukanlah suatu hal yang mudah. Saat berpuasa, sangat penting untuk menjaga tubuh agar tetap mendapatkan nutrisi yang baik serta terjaga dari dehidrasi. Menjaga tubuh tetap produktif merupakan tantangan saat berpuasa. Sebagian orang seringkali merasa lemas, sehingga sulit untuk beraktivitas saat berpuasa.

Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeluk (RSUDAM) Lampung, dr. Yusuf Aulia Rahman, Sp.PD mengatakan agar tubuh tetap prima saat berpuasa ada tips dan trik khusus yang harus dipenuhi diantaranya saat makan sahur hindari makanan yang mengandung lemak.

"Yang harus diperhatikan ialah pola makan usahakan saat sahur perbanyak makanan mengandung serat. Kurangi yang manis-manis juga penting untuk menurunkan asupan kalori dengan aktivitas yang sama," kata Yusuf kepada Lampungpro.com, Kamis (16/5/2019).

Selain itu, dokter Yusuf juga menyarankan untuk memperbanyak sayuran, buah-buahan serta minum air mineral minimal 8 gelas sehari. Kecuali bagi orang yang mengalami gagal ginjal sehingga air kencing berkurang harus sesuai dengan kondisi tubuh.

"Minum air putih yang cukup dan harus disesuaikan dengan berat badan. Obat-obatan juga diminum bagi para pasien yang menderita penyakit kronis, cuma di geser jadwal minum obatnya. Kecuali ada beberapa obat yang harus diminum saat jam itu," ujar dia.

Pada saat berbuka puasa usahakan makanan banyak yang mengandung karbohidrat kompleks serta memperhatikan intensitas suhu air minum saat berbuka. "Berbuka puasa air yang bagus itu sekitar16 derajat. Karena suhu tubuh skitat 37 dan segitu sudah bagus karena paling cepat diserap dibadan dan tidak butuh penyesuaian tinggi," ucap alumnus kedokteran Universitas Indonesia ini.

Kemudian saat sahur juga sama air biasa dan hangatpun tidak masalah namun usahakan jangan yang dingin karena suhu tubuh bisa berubah. "Sahur relatif biasa dan dingin jangan, karena metabolisme tubuh turun dan kerja jantung lebih berat jika kita konsumsi air minum yang dingin saat sahur," terangnya. (FEBRI/PRO3)


Komentar

Artikel Terkait