Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Lebaran Kapal Ferry Naik 5 Persen
Kapal Ferry. | Ist
Kapal Ferry. | Ist

Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Lebaran Kapal Ferry Naik 5 Persen

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Tingginya harga tiket pesawat penerbangan domestik dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat membuat peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan jalur penyeberangan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan pada musim mudik Lebaran 2019, akan mencapai 4,67-4,71 juta penumpang. Jumlah tersebut meningkat sekitar 5% dibandingkan masa mudik Lebaran 2018 sebanyak 4,45 juta.

"Selain itu kan orang Indonesia biasanya harus bawa oleh-oleh, tentu perlu bagasi, tapi saat ini bagasi (pesawat) juga berbayar. Itu membuat gairah keluarga jadi ke kendaraan pribadi," ujar Direktur Utama ASDP Indonesia Ira Puspadewi, Selasa (14/5/2019).

Selain karena tingginya tarif tiket dan bagasi pesawat, Ira melihat tren kenaikan penumpang penyeberangan yang berasal dari pengguna kendaraan pribadi juga meningkat karena akses tol. Sebab, beberapa ruas tol di Pulau Sumatra dan Pulau Jawa sudah berstatus operasional dan terhubung satu sama lain.

"Ada dukungan dari kelancaran tol yang ada di Sumatera dan Jawa, infrastruktur darat semakin nyaman, sehingga keluarga Indonesia semakin memilih kendaraan pribadi," ungkapnya.

Di sisi lain, ia melihat ada kenaikan preferensi moda transportasi laut dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini, menurut dia, terlihat dari hasil pemantauan internal perusahaan, khususnya saat momen libur yang cukup panjang.

Contohnya, lanjut Ira, di Pelabuhan Merak-Bakauheni pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 terdapat kenaikan penumpang sebesar 49,7%. "Bahkan sampai 22 Desember malam sebelum tsunami, kenaikan penumpang penyebrangan masih sekitar 27% secara tahunan. Padahal biasanya, kenaikan hanya sekitar 10% per tahun," terangnya.

Adapun, ia memperkirakan jumlah penumpang Pelabuhan Merak-Bakauheni akan meningkat hingga 15% dari periode Lebaran 2018 yang sebesar 1,35 juta menjadi 1,55 juta penumpang. Sementara kenaikan jumlah penumpang Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk diperkirakan sekitar 5%.

Guna mengantisipasi kenaikan penumpang pada Lebaran 2018, menurut dia, pihaknya telah menyiapkan antisipasi berupa penambahan petugas pelayanan dan keamanan di seluruh titik penyeberangan di Tanah Air, khususnya pelabuhan-pelabuhan yang paling padat. Hal itu antara lain dilakukan di Pelabuhan Merak di Banten, Pelabuhan Bakauheni di Lampung, Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi, dan Pelabuhan Gilimanuk di Bali. (***/PRO3)


Komentar

Artikel Terkait