(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));

Coach Rahmad Darmawan, Pria Asal Metro yang Selalu Didukung Keluarga

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Di tengah kesibukan meramu taktik di lapangan sepakbola, Rahmad Darmawan berupaya menjadi yang terbaik sebagai kepala keluarga. Bagaimana ia mengatur waktunya menjadi family man untuk anak dan istrinya?

Rahmad Darmawan, atau yang akrab disapa RD, merupakan suami dari Dinda Eti Yuliawati serta ayah dari Febia Aldina Darmawan dan Ravaldi Agung Darmawan. Sebagai pelatih yang sering berpindah-pindah klub, tak jarang pria kelahiran Metro, Lampung itu kerap meninggalkan keluarganya.

Pada 2005 misalnya, RD harus bekerja di Jayapura, saat melatih Persipura Jayapura. Sementara, pada 2015, ia juga sempat berkarier di Terengganu, Malaysia saat dipercaya membesut T-Team. Dukungan keluarga untuk kariernya itu sangat disyukuri RD. Menurutnya, dirinya juga selalu berusaha menyeimbangkan peran sebagai pelatih dan ayah untuk anak-anaknya.

"Dukungan keluarga sangat luar biasa ya karena selama ini saya banyak meninggalkan mereka. Saya sering sekali bersama tim saya melatih di tempat yang jauh dari mereka tapi mereka enggak pernah complain. Beberapa momen juga mereka ikut saya tapi tentu karena sekolah tidak bagus kalau mereka terus berpindah-pindah. Akhirnya mereka juga berkorban juga harus tidak banyak waktu bersama saya," kata RD seperti dikutip dari detikSport.

"Makanya kualitas waktu yang saya sering gunakan ketika saya bersama keluarga ya ketika libur kompetisi atau saya punya waktu luang. Kalau saya melatih jarak jauh, Sabtu dan Minggu itu penting buat saya, atau pas libur setelah pertandingan saya enggak mau diganggu. Tapi sekarang saya melatih enggak terlalu jauh jadi punya waktu lebih banyak," ujarnya.

RD menjelaskan, ia sempat berharap anak-anaknya ada yang mengikuti jejaknya berkarier di sepakbola. Hal itu tidak kesampaian, namun eks pelatih Timnas Indonesia U-23 itu tetap bersyukur sebab anak-anaknya tidak protes dengan pekerjaannya sebagai pelatih yang menyita waktu.

"Dulu saya punya cita-cita anak saya jadi pemain bola. Saya dari kecil sering saya ajak latihan. Saya belikan kaos bola, sepatu bola, saya beliin bola. Tapi sampai lapangan dia enggak mau main bola. Dipakai sepatunya, kaosnya dipakai, bolanya dipakai buat tempat duduk dia baca, baca komik," dia menambahkan.

"Akhirnya saya enggak dapat keinginan saya. Tapi saya bersyukur mereka sangat mendukung karier saya dan sekarang mereka menyukai bola," ujar dia. Coach RD saat ini sedang melatih PS TIRA Persikabo. Ia akan berusaha membawa tim sepakbola Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu bersaing di Liga 1 2019. (***/PRO3)


Artikel Terkait