Ujian Nasional SMP Hari ini Dimulai, Kemendikbud: Utamakan Kejujuran!
Ilustrasi pelaksanaan Ujian Nasional. | ist
Ilustrasi pelaksanaan Ujian Nasional. | ...

Ujian Nasional SMP Hari ini Dimulai, Kemendikbud: Utamakan Kejujuran!

JAKARTA (Lampungpro.com) : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyelenggarakan ujian nasional (UN) SMP/MTs di seluruh Indonesia Senin (22/4/2019) pagi ini. "Untuk #SahabatDikbud jenjang SMP yang akan menghadapi UN mulai esok hari, semangat, ya! Ingat, #PrestasiPentingJujurYangUtama," demikian cuit akun Twitter resmi Kemendikbud, Minggu (21/4/2019).

Kemendikbud berpesan agar semua peserta UN mengutamakan kejujuran. Kejujuran lebih utama, prestasi juga penting. Pelajaran yang akan diujikan dalam UN ada empat yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Mata pelajaran pertama yang akan diujikan hari ini adalah Bahasa Indonesia pada Senin (22/4/2019) mulai pukul 07.30 WIB. Kemudian berturut-turut hingga Kamis (25/5/2019) adalah Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam.

UN yang akan dilaksanakan terdiri dari Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNPK). Semua ujian dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia kecuali di Provinsi Papua, Papua Barat, dan NTT yang digelar pada 23-26 April 2019. Terdapat 2.605.116 siswa SMP dan 975.691 siswa MTs yang akan mengikuti UN.

Sebelumnya, Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, UN tahun ini akan diikuti 8,3 juta siswa, yang berasal dari 103 ribu sekolah, madrasah, dan kesetaraan Paket B dan Paket C. Jumlah ini lebih banyak 200 ribu siswa dibanding tahun lalu. Kemudian, kaitannya dengan moda, ada kenaikan sangat mencolok untuk peserta UNBK (ujian nasional berbasis komputer).

"Tahun ini ada 7,5 juta siswa atau 91 persen akan mengikuti mengikuti UNBK atau naik 1,2 juta dibanding tahun lalu, yaitu sekitar 6,3 juta siswa atau 78 persen. Jadi naik dari 78 persen ke 91 persen. Naik 13 persen," kata Muhadjir.

Muhadjir menjelaskan, UNBK yang dilakukan di 91 persen lembaga pendidikan sudah dapat diterima karena model ujian seperti ini sudah diterapkan untuk tes CPNS, ujian Polri, maupun PPPK. Namun dia berharap tim IT bisa mempersiapkan infrastruktur jaringan agar UNBK bisa berjalan lancar.

"Pada UNBK kali ini, mata pelajaran yang diuji juga tak berbeda dibanding tahun sebelumnya, yakni empat pelajaran. Sementara itu, untuk program paket kesetaraan, ada tujuh pelajaran yang diujikan kepada siswa," jelas Mendikbud.(**/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait