Artikel Pilihan Editor

Hitung Cepat Kuadran, PDIP 'Kuasai' Semua Dapil Lampung
Hasil survei pemilu di Lampung | Lampungpro.com
Hasil survei pemilu di Lampung | Lampung...

Hitung Cepat Kuadran, PDIP 'Kuasai' Semua Dapil Lampung

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Lembaga hitung cepat atau quick count Kuadran merilis hasil perhitungan cepat, calon anggota DPRD Provinsi Lampung disemua daerah pemilihan (Dapil), Jumat (19/4/2019). Dalam rilis hasil hitung cepat itu, Partai PDI Perjuangan (PDIP)hampir menang mutlak di semua Dapil kabupaten/kota yang tersebar di Provinsi Lampung.

Tercatat partai yang berlambang banteng moncong putih itu hanya kalah dari Demokrat di Dapil 5, Lampung Utara dan Way Kanan. Sementara di Dapil lainnya berada dipucuk. "Kalau berdasarkan quick count bisa dikatakan saat ini PDIP menang mutlak di Lampung, hal ini mengingat hampir disemua dapil menempati peringkat pertama," kata Direktur Kuadran Didi Wahyudi saat jumpa pers di Hotel Horison Bandar Lampung, Jumat (19/4/2019).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Lampungpro.com dari lembaga hitung cepat Kuadran, partai yang diketuai oleh Mantan Presiden RI ke lima itu berhasil mengantarkan 19 anggotanya duduk di kursi DPRD Provinsi Lampung.

Perinciannya yakni, empat kursi di Dapil I Lampung (Eva Dwiana (17,02%), Kostiana (1,96%), AR. Suparno (0,96%) dan Apriliati. Tiga kursi Dapil 2 Lampung (Lesti Putri Utami (3,50%), Syahlan Syukur (3,36%) dan Abdullah Sani (1,40%), dua kursi Dapil 3 Lampung Nurhasanah (3,86%) dan Watoni Noerdin (2,13%)).

Lalu, di Dapil 4 Lampung ada dua kursi (Yanuar Irawan (4,42%) dan Dadang Sumpena (2,95%), dua kursi Dapil 5 Lampung (Yose Rizal (3,52%) dan Sahana (3,34%), Dapil 6 Lampung ada dua kursi Ketut Romeo (5,01%) dan Budhi Condrowati (3,78%), Dapil 7 Lampung juga dua kursi (Ni Ketut Dewi Nadi (2,51%) dan Mingrum Gumay (1,92%). Terakhir Dapil 8 Lampung juga mengirimkan dua orang Ketut Erawan (4,04%) dan Ferliska Ramadhota Jordan (2,16%).

Didi Wahyudi menambahkan, hasil tersebut bukanlah hasil resmi dari KPU Lampung melainkan hasil riset dengan tingkat kepercayaan 99% dan tingkat kesalahan yang digunakan berkisar 1,5%. "Hasil resminya kita tunggu nanti karena bisa jadi partai lain akan bertambah suara," tambahnya. (FEBRI/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait