Artikel Pilihan Editor

Isi Rest Area Tol Lampung, Hutama Karya Dukung Perkembangan UMKM
Jalan Tol Trans Sumatera (Tol Lampung) .| Lampungpro.com
Jalan Tol Trans Sumatera (Tol Lampung) ....

Isi Rest Area Tol Lampung, Hutama Karya Dukung Perkembangan UMKM

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Hutama Karya selaku pengembang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar mengaku terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Hal ini terkait penentuan jumlah UMKM yang akan mengisi di rest area Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS).

"Saat ini kita sedang melakukan koordinasi dengan pihak pemda dan dinas terkait untuk menentukan jumlah UMKM yang akan mengisi di rest area. Karena harus ada konsekuen antara UMKM dan pengelola jalan tol," ujat Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Investasi Hutama Karya, Rizal Sutjipto.

Rizal menjelaskan, selain dengan pemda dan dinas koordinasi ini harus melibatkan perusahaan daerah sepeti BUMD yang akan menangani dan menentukan UMKM untuk mengisi di rest area. Selain itu, belum ada program dan tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk UMKM jenis apa saja yang akan mengisi di rest area.

Apakah dari 70 persen UMKM itu 50 persennya makanan, atau sebaliknya yaitu jenis pakaian dan oleh-oleh lainnya, tetapi sampai saat ini belum ada ketentuan untuk penentuan tersebut. "Maka dari itu kami tetap melakukan koordinasi dengan Pemrov Lampung untuk jumlah UMKM. Apakah dari 100 UMKM hanya 70 yang bisa berjualan di sini, tetapi semuanya menunggu hasil rapat dari HK dan Pemrov," jelas dia.

Ia mengungkapkan, pengisian UMKM ini agar perekonomian di Provinsi Lampung dapat berkembang lebih pesat, khususnya di bidang UMKM. Karena selama ini bidang UMKM seperti mati suri, dengan adanya ini para pelaku usaha bisa ikut ambil bagian di lokasi rest area JTTS ini. Karena adanya jenis-jenis UMKM ini bisa memperkenalkan kerajinan dan oleh khas di Provinsi Lampung, ini juga bisa dikombinasikan dengan promosi pariwisata yang ada.

"Semoga ada titik terang baik dari Pemerintah Daerah, untuk penentuan jumlah UMKM yang akan ditempatkan di rest area dan harus mencari usaha dengan kondisi keuangan dan struktur organisasi yang baik," ungkap Rizal.(**/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait