Artikel Pilihan Editor

Polemik Eks Pasar Griya Sukarame, Pemkot Bandar Lampung Ikuti Hasil Pengadilan
Suasana penggusuran Pasar Griya Sukarame. | Ist/Lampungpro.com
Suasana penggusuran Pasar Griya Sukarame...

Polemik Eks Pasar Griya Sukarame, Pemkot Bandar Lampung Ikuti Hasil Pengadilan

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kota Bandar Lampung Irianto mengatakan, pihaknya telah siap mengikuti proses hukum yang berjalan soal polemik eks Pasar Griya Sukarame. "Apapun hasil pengadilan, tentunya akan kami ikuti," ujar dia, Kamis (14/3/2019).

BACA JUGA: Sidang Putusan Polemik Eks Pasar Griya Sukarame Ditunda

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang menunda sidang putusan polemik lahan eks Pasar Griya Sukarame, Selasa (12/3/2019). Penggugat maupun tergugat telah menghadiri sidang tersebut.

Dari pihak penggugat, hadir Kepala Bidang Advokasi LBH Bandar Lampung Kodri Ubaidillah selaku kuasa hukum warga eks lahan Pasar Griya Sukarame. Sementara, dari pihak tergugat hadir Kepala Subbagiab Hukum Biro Hukum, Melisa yang mewakili Pemkot Bandar Lampung.

Ketua Majelis Hakim Riza Fauzi mengumumkan penundaan sidang sampai 25 Maret 2019. Agenda sidang 25 Maret 2019 tetap pada hasil putusan.

Kuasa Hukum warga eks Pasar Griya Sukarame, Kodri Ubaidillah mengatakan, tahap-tahap persidangan telah berjalan, mulai dari mediasi, pembacaan gugatan, jawaban, replik, duplik, hingga pembuktian, termasuk mendengarkan saksi dan ahli. "Kami tetap berpegang pada dalil-dalil dalam gugatan dan replik," ujar Kodri.

Dalam gugatannya, warga eks Pasar Griya Sukarame yang berjumlah 28 kepala keluarga, meminta Pemkot Bandar Lampung mengembalikan fungsi lahan seperti semula. "Kami gugat karena sampai saat ini tidak ada penyelesaian," ujar salah seorang warga eks Pasar Griya Sukarame. (***/PRO3)


Komentar

Artikel Terkait