(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Diduga Narkoba, Pemuda di Sukoharjo Pringsewu ini Gantung Diri
Aparat Polsek Sukoharjo saat olah tempat perkara kejadian, Rabu (13/3/2019). LAMPUNGPRO.COM
Aparat Polsek Sukoharjo saat olah tempat...

Diduga Narkoba, Pemuda di Sukoharjo Pringsewu ini Gantung Diri

PRINGSEWU (Lampungpro.com): Pekon Sukoharjo 3 Barat Rt/Rw 002/006 Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu dikejutkan peristiwa gantung diri, Rabu (13/3/2019) siang. Aksi nekat itu dilakukan Jaka Ardiansyah (25) warga setempat dengan cara gantung diri menggunakan dasi dari kain.

Menurut Kapolsek Sukoharjo Polres Tanggamus, Iptu Deddy Wahyudi, peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh Sutarmi (70), nenek korban sekitar pukul 11.00 WIB. "Polsek Sukoharjo melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara dan pemeriksaan medis yang dipimpin dr. Rinto, korban dinyatakan meninggal dunia," kata Iptu Deddy Wahyudi.

Berdasarkan keterangan nenek korban, dia mengetahui hal itu saat hendak ke dapur. Saat melewati kamar, korban ditemukan menggantung di dekat pintu kamar korban. "Nenek korban memberitahukan kejadian tersebut kepada Sutarwo dan meminta tolong untuk menghubungi pihak kepolisian," ujar Deddy.

Kapolsek menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap korban yang selama ini tinggal berdua bersama neneknya itu ditemukan bekas jeratan pada leher menggunakan dasi, keluar cairan dari hidung dan mulut, bibir menghitam dan lidah menjulur tergigit. Tidak ditemukan luka akibat kekerasan atau penganiayaan. "Berdasarkan hasil pemeriksaan itu, dipastikan korban meninggal karena bunuh diri. Namun untuk motif masih didalami," jelas Kapolsek.

Namun dari informasi yang dihimpun di lokasi, sejumlah warga menyebutkan korban pulang dari Batam, Kepulauan Riau. "Keluarganya di Batam, korban dibawa pulang karena pecandu berat narkoba. Sempat diungsikan ke gunung oleh keluarganya dan sudah sembuh. Namun berjalannya waktu dia kambuh lagi," ujar warga setempat.

Dari lokasi diamankan barang bukti berupa seutas dasi berwarna biru dengan panjang sekitar 60 cm. "Atas kejadian tersebut keluarga korban iklas dan segera memakamkan korban di tempat pemakaman umum setempat," ujar Kapolsek. (PRO1)


Komentar

Artikel Terkait