Hilang, Dua Nelayan di Bakau Lampung Selatan ini Ditemukan Mengapung
Unit Basarnas Bakauheni saat mencari dua nelayan yang hilang di perairan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu (10/3/2019). LAMPUNGPRO.COM
Unit Basarnas Bakauheni saat mencari dua...

Hilang, Dua Nelayan di Bakau Lampung Selatan ini Ditemukan Mengapung

BAKAUHENI (Lampungpro.com): Dua nelayan Misja dan Tapar, warga Desa Muara Pilu, Bakauheni, Lampung Selatan, ditemukan mengapung karena mati mesin, Senin (11/3/2019) pukul 01.30 WIB dini hari tadi. Keduanya ditemukan selamat dalam kondisi lemas, setelah dinyatakan hilang sejak Minggu (10/3/2019) siang.

Menurut Usuf, nelayan di Dermaga Muara Pilu, Bakauheni, ada dua nelayan memakai perahu rawe memancing, namun belum kembali ke dermaga sejak melaut tengah malam. Perahu tersebu berangkat memancing Minggu (10/3/2019) pukul 00.00 WIB. "Biasanya perahu rawe yang mencari ikan di laut dan berangkat tengah malam kembali ke dermaga asal pukul 07.00 WIB pagi. Diduga perahu tersebut mati mesin," ujar Usuf.

Unit Siaga SAR Bakauheni yang menerima laporan itu bergerak menuju Dermaga Muara Pilu dan berkoordinasi dengan pelapor dan nelayan setempat untuk mencarinya. Menurut Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Korban (Basarnas) Lampung, Jumaril, tujuh personil dikerahkan menuju Pulau Sangiang untuk melakukan pencarian dengan menggunakan rigid inflatable boat (RIB), pukul 16.00.

Namun hingga malam, keduanya tidak ditemukan. Pada dini hari, Basarnas mendapat info dari nelayan di Perairan Ketapang yang menemukan dua nelayan. "Nelayan tersebut menemukan perahu rawe yang diawaki Misja dan Tapar yang mati mesin," kata Jumaril.

Nelayan perairan Ketapang mengevakuasi perahu rawe dengan menariknya menuju Dermaga Muara Pilu Bakauheni. Pukul 01.50 WIB akhirnya kedua nelayan itu tiba dengan selamat dan kembali ke tempat tinggalnya di Desa Muara Pilu Bakauheni. (PRO1)


Komentar

Artikel Terkait