Artikel Pilihan Editor

Mayat Mengapung di Tegineneng, Warga Curiga Bocah Hilang di Pringsewu
Tim Basarnas Lampung saat mengevakuasi jenazah dari Bendungan Tegineneng, Pesawaran, Jumat (8/3/2019) siang. LAMPUNGPRO.COM
Tim Basarnas Lampung saat mengevakuasi j...

Mayat Mengapung di Tegineneng, Warga Curiga Bocah Hilang di Pringsewu

TEGINENG (Lampungpro.com): Sesosok mayat mengambang ditemukan di Bendungan Tegineneng, Pesawaran, Jumat (8/3/2019) siang. Warga yang menemukan curiga mayat itu anak asal Pringsewu yang dinyatakan hilang terbawa arus deras aliran air Way Rukem Dusun 6 Kediri Pekon Wargomulyo, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu, Selasa (5/3/19) sore.

Kepala Badan Pertolongan dan Pencarian Korban (Basarnas) Provinsi Lampung, Jumaril, membenarkan penemuan jenazah itu. "Ditemukan di Bendungan Tegineneng dan petugas kami yang mengevakuasi dan sudah diserahkan ke Polsek Tegineneng untuk identifikasi. Jadi, kami belum dapat menyimpulkan apakah itu anak yang hilang di Pringsewu atau tidak," kata Jumaril, kepada Lampungpro.com, Jumat (8/3/2019).

Saat ditemukan jenazah telentang ke atas dengan memakai celana dalam hitam, tanpa baju dan celana. Menurut Jumaril, Info penemuan mayat diterima pukul 11.10 WIB. Kemudian Tim Basarnas berangkat ke lokasi pukul 11.21 WIB. Evakuasi jenazah selesai pukul 11.55 dan diserahkan ke Polsek Tegineneng.

BACA JUGA: Terseret Sungai di Pardasuka Pringsewu, Bocah ini Belum Ditemukan

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan beranggotakan BPBD, Basarnas, TNI, Polri, Tim Penyelam Danau Margakaya, penyelam lokal, masyarakat, dan PMI, sejak Rabu (6/3/2019) mencari Muhammad Noval Andriansyah (11) yang dilaporkan tenggelam dan terbawa arus aliran air Way Rukem Dusun 6 Kediri Pekon Wargomulyo, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu, Selasa (5/3/19) sore. Namun hingga Kamis (7/3/2019) sore bocah itu tak ditemukan.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pringsewu, Khotim Fajar, pencarian dilanjutkan Jumat (9/3/2019) dengan menyusuri sungai dari Way Rukem sampai Way Bulok. Jika belum ditemukan, Tim SAR akan melakukan evaluasi apakah pencarian dilanjutkan atau dihentikan. "Kalau memang diperhitungkan hari ini selesai, mungkin Basarnas mau berhenti dulu," kata Khotim. (PRO1)


Komentar

Artikel Terkait