(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName('script')[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6"; fjs.parentNode.insertBefore(jsfjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Dosen UBL Latih Guru dan Pemuda Filipina Robotika dan Revolusi Industri 4.0
Para peserta antusias mengikuti materi pemograman dan aplikasi robot pada workshop Robotika dan Revolusi Industri 4.0 di Davao City, Filipina, Minggu (10/2/2019). | Ist
Para peserta antusias mengikuti materi p...

Dosen UBL Latih Guru dan Pemuda Filipina Robotika dan Revolusi Industri 4.0

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com):  Dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik, Universitas Bandar Lampung (FT UBL) Ir. Riza Muhida MSc, Ph.D diundang memberikan workshop Robotika dan Revolusi Industri 4.0 kepada ratusan guru, siswa, dan masyarakat di School of Indonesia in Davao, Davao City, Filipina, Minggu (10/2/2019). Kepercayaan ini karena sebelumnya Tim Nasional Indonesia meraih medali perak dan perunggu di The 20th International Robot Olympiad (IRO) 2018 di Sekolah De La Salle Santiago Zobel, Alabang, Muntinlupa, Metro Manila, dan Filipina.

Kegiatan dibuka Dr. Lili Nurlaili, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Manila. Dalam sambutannya, Lili menyampaikan kegiatan ini untuk memberikan pencerahan tentang Robotika dan kaitannya pada Revolusi Industri 4.0.

“Dalam rangka menghadapi Revolusi Industri 4.0, serta meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan ketrampilan kepada generasi muda khususnya siswa sekolah Indonesia Davao (SID) dan guru-guru SID pada umumnya tentang prinsip-prinsip teknologi dan implementasinya dalam kehidupan nyata, workshop ini diadakan, dengan mengundang pakar robotika Indonesia, yaitu Riza Muhida,” ungkapnya.

SIP adalah merupakan salah satu Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang dikelola bersama oleh Kementerian Luar Negeri dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Workshop yang diadakan selama sehari penuh ini diikuti secara antusias ratusan peserta.

“Peserta diajarkan dengan materi dasar-dasar coding, pemprograman robot dan aplikasi robot. Alhamdulillah, setelah saya evaluasi, melalui workshop ini para peserta memiliki keterampilan dalam pemograman komputer, pemograman robot dan bagaimana mengendalikan robot hingga mampu bekerja secara otomatis. Setiap peserta workshop ini dapat melatih memprogram komputer dan robot, berdasarkan kurikulum yang telah kita siapkan,” terang Riza.

Acara workshop ini diakhiri dengan Lomba Robot Maze Solving, yaitu menguji ketrampilan memprogram untuk mengendalikan robot agar robot dapat melewati banyak simpangan garis, kemudian mengambil poin dan mencapai finish. (RLS/PRO3)


Komentar

Artikel Terkait