Lima Warga Meninggal, Demam Berdarah di Lampung Naik Tajam
Nyamuk penyebar malaria. LAMPUNGPRO.COM
Nyamuk penyebar malaria. LAMPUNGPRO.COM

Lima Warga Meninggal, Demam Berdarah di Lampung Naik Tajam

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Kasus demam berdarah dengue (DBD) meningkat tajam di Provinsi Lampung. Menurut catatan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, kasus DBD dalam tiga bulan terakhir yaitu 344 kasus (Desember 2018), 1.169 kasus (Januari 2019), dan 27 kasus (hingga 4 Februari 2019).

Menurut Kepala Seksi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Asih Hendrastuti, masih tingginya frekwensi hujan di Lampung berbanding lurus dengan risiko tingginya kasus DBD. "Hal ini terlihat dari peningkatan kasus DBD d Lampung dalam tiga bulan terakhir," kata Asih, kepada Lampungpro.com, Rabu (6/2/2019).

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat lima warga meninggal akibat penyakit DBD sejak Januari. Kelima warga itu, dua di Lampung Utara, satu di Lampung Tengah, dan dua di Pringsewu. "Saat ini jajaran Kesehatan terus mensosialisasikan satu rumah satu juru pemantau jentik atau jumantik," kata Asih.

Targetnya, pihaknya mengharapkan kesadaran penuh masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di setiap rumah. "Di setiap rumah tersebut ada satu jumantik yang akan memantau jentik nyamuk di rumahnya. Apabila angka bebas jentik di atas 90 persen, penyebaran penyakit DBD akan menurun," ujar Asih. (PRO1)


Komentar

Artikel Terkait