Artikel Pilihan Editor

Krakatau Berdentum Keras, Siswa di Pesisir Lampung Dipulangkan
Asap Gunung Anak Krakatau difoto dari SMAN 1 Kunjir, Lampung Selatan, Jumat (4/1/2019) sore. LAMPUNGPRO.COM
Asap Gunung Anak Krakatau difoto dari SM...

Krakatau Berdentum Keras, Siswa di Pesisir Lampung Dipulangkan

LAMPUNG SELATAN (Lampungpro.com): Gunung Anak Krakatau (GAK) Lampung Selatan mengeluarkan dentuman keras pada Rabu (6/2/2019) pagi. Dentuman keras ini terdengar di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, berdasarkan laporan dari masyarakat. Saat terdengar suara tersebut, warga panik dan para siswa SD dipulangkan ke rumahnya karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Mohon info terkait Anak Gunung Krakatau. Warga mulai panik karena Anak Gunung Krakatau mendentum mengeluarkan suara beberapa kali. Selain itu, anak-anak Desa Kunjir dipulangkan oleh gurunya karena takut terjadi sesuatu," tulis warga di salah satu pesan yang diterima Lampungpro.com, Rabu (6/2/2019) pagi.

Berdasarkan informasi Pos Pengamatan GAK, aktivitas gunung api di Selat Sunda itu menurun. Sampai saat ini rekaman seismograf normal tidak ada kegiatan yang signifikan. Sementara untuk visual gunung tertutup kabut. Info dari Pos Pancuran dan Pos Pasauran menyebutkan, itu suara petir.

Cuaca di GAK mendung dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 25-27 °C, kelembaban udara 0-0 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg. Gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Ombak laut tenang. Kegempaan Vulkanik Dalam dengan jumlah 2 kali, Amplitudo : 5-10 mm, S-P : 0.9 detik, durasi : 5-7 detik.

Tingkat Aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga). Direkomendasikan masyarakat atau wisatawan tidak dibolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah.(**/PRO4)


Komentar

Artikel Terkait