Artikel Pilihan Editor

PT Great Giant Pineapple Juri dan Sponsor Kontes Durian Pesawaran
Penjurian kontes durian, di Pesawaran, Jumat (25/1/2019). LAMPUNGPRO.COM
Penjurian kontes durian, di Pesawaran, J...

PT Great Giant Pineapple Juri dan Sponsor Kontes Durian Pesawaran

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): PT Great Giant Pineapple (GGP) mendukung kontes buah durian lokal unggulan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Acara yang digelar di lapangan Desa Sungailangka, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran. Pada kegiatan yang diikuti 123 peserta dari 11 kecamatan ini, selain jadi sponsor, GGP terlibat sebagai juri.

Kontes buah durian lokal bertema 'Bumi Andan Jejami' dibuka Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Jumat (25/1/2018), didampingi Wakil Bupati Pesawaran Eriawan, Komisi lll DPR RI Didik Mukrianto yang sekaligus dinobatkan menjadi juri kehormatan. Dari perusahaan GGP tampak hadir Head of Agri Product Directorate Fauzan, Senior Supervisor Hardono, Senior Manager Sustainability Arief Fatulloh dan Senior Manager HRD Wisnu R Triatmoko. Hadir pula Kadis Pertanian Provinsi Lampung diwakili Kabid Holtikultura Muverdy, para camat kabupaten setempat, karang taruna dan Kepala Desa Sungai Langka.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu daerah penghasil buah durian, selain itu coklat, pepaya, kelengkeng, dan manggis. Durian, menurutnya termasuk sebagai komoditas hortikultura unggulan di Pesawaran. "Jumlah tanaman durian terdata sekitar 494.537 pohon dengan produksi 14,9 ton per musim, tersebar di 11 kecamatan wilayah Pesawaran," kata Dendi.

Dia mengakui, walau cukup besar populasinya tetapi produksi dan kualitas masih rendah. Hal ini disebabkan karena petani masih belum menggunakan teknologi budi daya yang tepat dan seleksi varietas unggul. "Lewat kontes ini diharapkan akan mendapatkan varietas yang unggul," jelasnya.

Khusus untuk komoditas ini Fauzan berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun swasta dan bukan hanya pada sisi produksi semata, tetapi dukungan teknologi dan pemasaran sehingga petani bisa lebih sejahtera. Tujuan dari kegiatan ini, menurut Fauzan, adalah untuk mendukung kearifan lokal potensi buah durian menjadi buah unggulan nasional. Sekaligus melestarikan plasma nutfah tanaman durian menjadi buah unggulan yang potensial dan bernilai ekonomi tinggi.

Dalam kontes ini melibatkan para juri di antaranya Ketua Yayasan Durian Nusantara, Moh. Reza Tirtawinata, Kasie Produksi Hortikultura Dimyati, Kasie Pembenihan dan Perlindungan Tanaman Dony Prasetya, Fauzan, dan Senior Manager HRD Manager Whisnu R. Triatmoko.

Kriteria penilaian terdiri dari rasa meliputi manis, lemak, sedikit rasa pahit, dan keunikan rasa. Daging buah meliputi ketebalan, warna, kadar air, dan tekstur. Buah dan biji meliputi bentuk buah, kepenuhan juring dan ukuran biji. Kulit meliputi warna kulit, ketipisan dan aroma. "Dari ukuran tidak harus besar, tapi relatif bulat ini justru punya nilai. Terpenting kreteria penilaian itu ada semua dalam buah durian tersebut," terang Reza.

Juara Pertama dalam kontes ini diraih Apriyadi asal Kebagusan 1, Juara II Burhannudin asal Tri Harjo Kebagusan, Juara III Tambunan asal Kedondong. Sementara untuk Harapan I diraih oleh Eko Rahayu asal Sungailangka dan Harapan II diraih oleh Paiman asal Dusun 10. (PRO1)


Komentar

Artikel Terkait