Artikel Pilihan Editor

From Lampung With Love di Bukit Pangonan Pringsewu
Panorama Bukit Pangonan, Pringseru. LAMPUNGPRO.COM/FELLIE WIJAYA
Panorama Bukit Pangonan, Pringseru. LAMP...

From Lampung With Love di Bukit Pangonan Pringsewu

PRINGSEWU--Menikmati alam segar dengan pemandangan menawan bukan hal sulit di Lampung. Sekitar 1 jam perjalanan dari Ibukota Bandar Lampung, ada view menarik yang bagus untuk selfie sambil menghirup udara segar. Ya, traveller menyebutnya Bukit Pangonan, di Desa Fajar Esuk, Pringsewu.

Sebenarnya, ini termasuk warisan alam masa lalu yang dikreasikan menjadi tempat nongkrong dengan sentuhan wisata moderen. Sebuah lokasi selfie favorit anak muda dengan rangkaian bambu bertuliskan I Love U, dengan gambar hati.

Bukit ini melengkapi keindahan masa lalu Pringsewu sebagai daerah koloni Belanda yang mendatangkan para priyayi Jawa di era 1905-an untuk mendidik para kolonis yang kemudian dikenal dengan transmigrasi. Irigasi atau saluran air yang berasal dari Bendungan Bumi Ratu, Kecamatan Pagelaran, untuk mengairi areal sawah yang ada di Pringsewu, juga menjadi daya tarik. Talang yang tadinya berfungsi untuk jembatan air, kini menjadi ruas jalan penghubung warga menuju lahan garapan.

So, kembali ke Bukit Pangonan, aneka fasilitas di sini tak membuat kantong bolong. Cukup merogoh kocek Rp3.000 per spot bisa menikmati keindahan alam di Bukit Pangonan. Salah satu yang patut dicoba adalah wahana flying fox. Silakan pacu andrenalin dengan dengan melayang di udara hanya merogoh kantong Rp25.000 per orang.

Dari ketinggian Bukit Panggonan, keindahan alam dan laut Teluk Lampung samar-samar masih bisa dinikmati. Rasa lelah menyusuri perbukitan ini bisa terobati dengan susunan bambu bertuliskan kata cinta. Biaya masuk naik ke atas bukit juga Rp3.000 per orang. Come joint us at this weekend. From Pringsewu, kota beribu bambu, beribu cinta. (FELLIE WIJAYA/PRO1)


Komentar

Artikel Terkait