Artikel Pilihan Editor

Lampung Fair 2018, Panitia Fasilitasi PKL Masuk PKOR Wayhalim
Sekdaprov Hamartono Ahadis dan panitia berjanji sediakan PKL didepan PKOR bisa berjualan didalam | Lampungpro.com
Sekdaprov Hamartono Ahadis dan panitia b...

Lampung Fair 2018, Panitia Fasilitasi PKL Masuk PKOR Wayhalim

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Even organizer Lampung Fair 2018, PT Jaris Jasmine Wijaya memastikan tetap mengakomodasi para pedagang kaki lima (PKL) yang ada di PKOR Way Halim, Bandar Lampung untuk bisa berjualan dan berpartisipasi dalam Lampung Fair, yang akan diselenggarakan pada 12-27 Oktober 2018 mendatang.

"PKL nanti kami zonakan. Untuk lokasinya, nanti dicari. Sulit saya kalau menjelaskan disini. Intinya, kami fasilitasi listrik dan tenda. Tetapi, konvensional (untuk PKL)," ujar Projects Operational Manager PT Jasmane Jaya Wijaya, Richo Tambuse, Kamis (9/8/2018).

Ia menjelaskan, untuk stan sampai kemarin sudah terjual 180 stan dari 600 stan yang disiapkan. Harapannya, belum sampai dua bulan sudah terjual habis. "Untuk harga stan tidak ada kenaikan. Kalau hitungan dagang, per September itu harganya naik. Jadi bukan dapat diskon. Jadi kami bisa dapat kepastian dari jauh-jauh hari," jelasnya.

Richo mengungkapkan, untuk harga tiket pihaknya masih belum menentukan. Tetapi, ia memastikan tidak ada kenaikan harga tiket LF. "Belum bisa kami rilis (harga tiket), tetapi sudah ada gambaran. Mudah-mudahan tidak naik. Sekarang otomotif indoor dan kuliner di depan panggung utama. Full lighting pokoknya," ungkap dia.

Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis berharap pergelaran LF kali ini bisa lebih baik dari tahun lalu. Dalam rapat kali ini, pihak penyelenggara mempresentasikan apa yang akan dilakukan. Harapannya, penyelenggaraannya lebih baik dan tidak sekadar even seremonial.

Ia meminta panitia untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung terkait PKL yang ada di sekitar venue LF. "{arena di luar PKOR itu adalah kewenangan pemkot. Jangan sampai PKL masuk ke dalam stan, karena akan mengganggu kenyamanan pengunjung. Dan ternyata panitia memberikan ruang buat mereka (PKL) dan sudah ada pertemuan. Jadi mereka dilibatkan," kata Hamartoni.(**/PRO4)


Komentar

Artikel Terkait