Artikel Pilihan Editor

Pemilu 2019, Senator Lampung Andi Surya Kembali Berlaga ke Senayan
Anggota DPD RI Andi Surya (kir) saat menyerahkan berkas pencalonan kepada Komisioner KPU Lampung Handi Mulyaningsih, Rabu (11/7/2018). LAMPUNGPRO.COM
Anggota DPD RI Andi Surya (kir) saat men...

Pemilu 2019, Senator Lampung Andi Surya Kembali Berlaga ke Senayan

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Andi Surya, kembali ikut kontestasi berlaga di Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2018, sebagai calon anggota DPD masa bakti 2019-2024. Andi menyerahkan berkas ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung, Rabu (11/7/2018).

"Alhamdulillah, setelah melewati berbagai prosedur seleksi peraturan KPU yang cukup melelahkan, dapat diterima pendaftaran sebagai Calon anggota DPD RI periode 2019-2024 oleh KPU Lampung. Pendaftaran melalui Komisioner KPU Handi Mulyaningsih," kata Andi Surya, usai menyerahkan berkas di Kantor KPU Lampung, Jalan Gajah Mada 87, Bandar Lampung.

Pada Pemilu 2014, Andi melenggang ke Senayan dengan perolehan 295.910 suara. Andi Surya yang juga Ketua Yayasan Mitra Lampung yang mengelola Universitas Mitra Indonesia (Umitra) ini, optimistis kembali mampu meraih kursi di Senayan mewakili Lampung.

"Berbagai survei menunjukkan dukungan dari pemilih masih tinggi. Mudah-mudahan dengan berbagai persiapan dan hubungan yang terus dibina selama ini, konstituen masih memberi amanat," kata Andi Surya.

Pria kelahiran 11 Maret 1964 ini, dikenal sebagai senator yang gigih menyuarakan aspirasi masyarakat selama menjadi anggota DPD RI. Berbagai kasus sengketa lahan dia jembatani. Misalnya, kasus warga yang bersengketa lahan dengan PT Kereta Api Indonesia, kasus tanah Way Dadi dengan Pemprov Lampung, kasus tanah warga Pidada Panjang dengan PT Pelindo II.

Selain itu, Andi juga aktif menyuarakan sejumlah aspirasi pembentukan daerah otonomi baru di Lampung seperti rencana Kabupaten Sungkai Bunga Mayang dan Kabupaten Seputih Timur. Andi berharap dengan kembali ke Senayan, dapat terus mengawal aspirasi masyarakat yang belum selesai itu. (PRO1)


Komentar

Artikel Terkait