Artikel Pilihan Editor

Kesaksian Kades di Lamsel Soal Politik Uang: Kami Diminta Bentuk Tim

Kesaksian Kades di Lamsel Soal Politik Uang: Kami Diminta Bentuk Tim

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Usai mendengarkan kesaksian Kepala Desa (Kades) Babulang, Iskandar, kini majelis sidang Gakumdu Lampung memanggil tiga kades lain untuk membeberkan kesaksiannya, Selasa (10/7/2018) malam. Kades Margacatur, Saudi, membenarkan adanya pertemuan di Negeri Baru Resort Kalianda, Kamis (17/5/2018) lalu. "Saya juga hadir," kata Saudi dihadapan majelis sidang.

BACA JUGA: Kades di Lamsel Diming-imingi Ambulan oleh Tim Arinal-Nunik

Saudi juga membenarkan adanya bagi-bagi uang pada acara itu. Bahkan, kades dijanjikan ambulan jika Arinal-Nunik menang 60 persen. Namun, ia enggan mengiyakan permintaan Paulus, yang diduga tim Arinal-Nunik. "Saya nggak mau, harus netral," kata dia.

Sementara, Kades Gunungterang, Mukhlis, juga membenarkan acara tersebut. Ia mengatakan, pada acara tersebut ada Kholil yang merupakan politisi PKB dan Syaiful Azumar dari Golkar. "Ada juga oknum PNS," kata Mukhlis.

Mukhlis membeberkan, pada pertemuan itu, seluruh kades diminta membentuk tim dari tim yang sudah disiapkan pasangan Arinal-Nunik. Para kades diminta mencari 15 orang sebagai tim di desa, dan tiap orang diminta membawa 20 orang. "Mereka sudah menyiapkan tim di desa, dan kami diminta buat tim lagi," kata Mukhlis.

Saksi lain, Kades Pematang, Samsul Bahri, mengatakan bahwa tim Arinal-Nunik, yaitu Paulus membagikan kertas berisi tim dengan anggota 56 orang. Ia diminta merevisi tim yang ada di kertas itu. "Tapi nggak saya lakukan," kata dia. (SYAHREZA/PRO3)


Komentar

Artikel Terkait