Artikel Pilihan Editor

Satu Tewas Dua Buron, Ini Identitas Tiga Begal Pemudik di Lampung Selatan
Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syahran (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih (kanan) saat ekspos pelaku begal, di Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (13/6/2018). LAMPUNGPRO.COM
Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syahran...

Satu Tewas Dua Buron, Ini Identitas Tiga Begal Pemudik di Lampung Selatan

KALIANDA (Lampungpro.com): Polres Lampung Selatan, Rabu (13/6/2018), menggelar ekspos kasus pembegalan yang menimpa pemudik Sahroni, warga Tanggamus, di Jalan Lintas Sumatera Simpang Kates, Desa Tanjung Ratu, Lampung Selatan yang terjadi Sabtu (9/6/2018) pukul 04.00 WIB. Aksi pembegalan itu membuat korban meninggal dunia.

Ekspos tersebut dipimpin Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan dan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Dra Sulistyaningsih. Pada ekspos tersebut terungkap pada Sabtu menjelang Subuh itu, tersangka Heriyansyah dan Ardiyansyah memepet korban Sahroni yang mengendarai sepeda motor R15 dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung.

Tiba di Simpang Kates, tersangka mendorong korban hingga terjatuh kemudian tersangka Dedi Apriyansyah dan Hendra yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) mengambil motor korban. Keduanya membawa motor tersebut ke rumah istri Ardiyansyah di Dusun Sukamaju Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. "Kemudian motor curian tersebut dijual kepada Mad Yunus seharga Rp5 juta," kata Kapolres M. Syahran.

Para tersangka yang dihadirkan pada ekspos tersbeut yakni Heriyansyah (28) warga Dusun Sandaran 2 Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Kemudian, Ardiyansyah (21) warga Dusun Batu Balai Desa Merak Belantung Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan dab Dedi Apriyansyah (19) Dusun 2 Sukamarga Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan.

BACA JUGA: Warga Apresiasi Polisi Tembak Mati Pelaku Begal Pemudik di Lampung Selatan

Dari para tersangka polisi menyita satu pucuk senjata api, dua butir peluru keliber 9 mm, satu bilah golok, dua sepeda motor Yamaha R15 B 3632 EIO, dan satu Suzuki FU hitam tanpa nomor polisi. Selain itu, satu Honda Vario putih tanpa nomor polisi, satu Honda Beat hitam tanpa nomor polisi, dan tiga telepon seluler. Dalam penangkapan ini, polisi menembak satu tersangka begal karena membawa senjata api. (PRO1)


Komentar

Artikel Terkait