Artikel Pilihan Editor

Kapolda Lampung Irjen Suntana Bentuk Masyarakat Anti Begal, Minat Gabung?
Kapolda Lampung Irjen Pol. Suntana saat berkunjung ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (13/6/2018). LAMPUNGPRO.COM
Kapolda Lampung Irjen Pol. Suntana saat ...

Kapolda Lampung Irjen Suntana Bentuk Masyarakat Anti Begal, Minat Gabung?

BAKAUHENI (Lampungpro.com): Kapolda Lampung Irjen Pol. Suntana membentuk Masyarakat Anti Begal (MAB). Lembaga ini berisi tokoh masyarakat, agama, adat, pemuda, dan sejumlah organisasi kemasyarakatan.

"Lembaga ini diharapkan dapat berperan memberantas sejumlah penyakit masyarakat yang membuat resah seperti begal," kata Kapolda saat berkunjung ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (13/6/2018) pagi.

Kunjungan ini didampingi General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Anton Murdianto, Manager Operasional PT ASDP Bakauheni, Sugeng Purnomo, Kasat Brimob Kombes Doniyar, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih, dan Kapolres Selatan AKBP M. Syarhan. Pada kesempatan itu, Kapolda  mengatakan upaya penanganan begal selalu menjadi atensi atau perhatian Polda Lampung.

Rencananya, pada Juli mendatang, Polda Lampung mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan menggelar diskusi dan seminar dalam menangani begal ini. "Saya ingin stigma begal hapus dari Lampung. Kurang apa Lampung ini. Semua ada. Stigma ini harus dihapuskan agar keamanan meningkat meningkat sehingga investasi naik," kata Suntana.

Namun upaya persuasif terus diupayakan dan melakukan patroli secara terbuka banyak ditekankan karena dapat dilihat langsung oleh masyarakat kegiatan yang dilakukan anggota kepolisian. Kapolda menyebutkan, dalam pengungkapan para pelaku begal ada yang terpaksa dilakukan tindakan tegas, agar masyarakat tidak khawatir. Kapolda juga menjelaskan, dari sejumlah pelaku yang diamankan satu antaranya tewas ditembak.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas serta menggunakan pos pelayanan maupun pengamanan yang ada, jika memerlukan informasi secara lengkap. Selain itu, pemudik tidak memaksakan melanjutkan perjalanan apabila kondisi tubuh dan kendaraan tidak optimal. (PRO1)


Komentar

Artikel Terkait