Artikel Pilihan Editor

Pemudik Keluhkan Sulitnya Dapatkan Premium di SPBU Simpang Pematang
Ilustrasi Premium habis. | IST/Lampungpro.com
Ilustrasi Premium habis. | IST/Lampungpr...

Pemudik Keluhkan Sulitnya Dapatkan Premium di SPBU Simpang Pematang

MESUJI (Lampungpro.com): Sejumlah pemudik yang melintas di Jalintim kecewa karena stok Premium di Pom Bensin Simpangpematang selalu kosong. Mereka menduga operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) lebih mengutamakan pedagang eceran (pengecor) daripada pemudik.

"Iya, saya mau beli Premium mas, tetapi tidak ada. Jadi, saya beli Pertalite. Sebenarnya saya kecewa, tapi mau bagaimana lagi," kata  Anton (35), warga Jakarta yang hendak mudik ke Sumatera Selatang, Selasa (12/6/2018).

Terpisah, tokoh pemuda Kecamatan Simpangpematang, Sintong (41), membenarkan stok Premium di Desa Simpangpematang selalu kosong akibat mengutamakan pengecor. "Itu memang benar, bahkan tidak sedikit warga setempat tidak kebagian Premium. Hal itu disebabkan karena pihak SPBU mengutamakan para pengecor bensin, dibandingkan warga sekitar atau pemudik. Bahkan,  para pengecor kebanyakan dari daerah Tulangbawang dan Tulangbawang Barat," kata dia.

Sintong juga menjelaskan, hal ini tidak bisa dibiarkan, apalagi saat ini telah masuk puncak arus mudik. Padahal pendistribusian Premium setiap hari datang. "Saya tahu dan selalu melihat pengiriman Premium selalu datang, dibuka kadang pukul 24.00 WIB atau pukul 05.00 WIB,” kata dia.

Untuk itu, dia berharap agar penegal hukum menindak pelaku, serta meminta pihak PT Pertamina menindak tegas SPBU yang ada di kawasan itu.

“Sebab, kalau dibiarkan terlalu lama jangan salahkan warga sekitar melakukan demo meminta Pom Bensin itu ditutup. Karena  memang harus mengutamakan warga Mesuji untuk mendapatkan BBM. Kalau di Pom Desa Harapanjaya, masyarakat masih bisa mendapatkannya," kata dia. (ROSARIO/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait