Artikel Pilihan Editor

Pemkot Bandar Lampung Himbau Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadhan
Plt Wali Kota Bandar Lampung M Yusuf Kohar saat menghadiri apel kesiapan ramadhan | REKANZA/Lampungpro.com
Plt Wali Kota Bandar Lampung M Yusuf Koh...

Pemkot Bandar Lampung Himbau Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadhan

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung meminta seluruh tempat usaha hiburan, seperti karaoke, biliar, diskotek, panti pijat, untuk menutup operasionalnya selama bulan Ramadan. Selain itu, pemkot juga meminta para pemilik rumah makan, restoran, dan kafe tidak melakukan kegiatan usahanya secara terbuka pada siang hari.

Hal tersebut merupakan instruksi Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bandar Lampung Yusuf Kohar yang tercantum dalam Surat Edaran 450/532/III 20/2018 tertanggal 14 Mei 2018. Jika instruksi tersebut diabaikan maka pemkot akan mengenakan sanksi tegas berupa pencabutan atau penutupan tempat usaha.

Plt Wali Kota Bandar Lampung Yusuf Kohar mengatakan, untuk mengawal surat edaran yang didasarkan pada Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung No 03 Tahun 2017 tentang Kepariwisataan ini, dirinya sudah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan razia rutin.

"Jadi dari awal besok puasa sampai lebaran, kita minta tempat hiburan malam tutup. Sementara untuk rumah makan dan restoran tidak terbuka, bisa memakai tirai ketika siang hari," kata Yusuf Kohar, Rabu (16/5/2018).

Menurutnya, peraturan ini dibuat untuk menghormati dan menjaga kekhusukan masyarakat muslim yang menunaikan ibadah puasa Ramadan. Selain itu sebagai bentuk toleransi antar umat beragama.

"Kami berharap, instruksi ini segera ditaati oleh semua pengusaha tanpa terkecuali. Sementara, untuk olahraga biliar, kami masih melakukan koordinasi dengan pihak KONI karena itu ranahnya memang olahraga," Politisi Demokrat ini.

Sementara, Plt Kepala Satpol PP Kota Bandar Lampung Mansi mengatakan, pihaknya siap mengawal aturan terkait penutupan tempat hiburan malam selama bulan Ramadan. Menurutnya, surat edaran tentang penutupan tempat hiburan malam sudah dibagikan kepada para pengusaha. "Hari ini kami sudah mulai berkeliling memantau sekaligus sosialisasi surat edaran wali kota," kata dia.

Ia menjelaskan, pada saat Ramadan Pol PP akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan merazia tempat-tempat yang masih beroperasi. Untuk sidak tempat usaha baik rumah makan atau tempat hiburan, pihaknya masih menunggu Surat Perintah Tugas (SPT) terlebih dahulu.

"Kita tunggu surat perintah tugas dulu. SPT ini yang akan menentukan berapa banyak personel yang dilibatkan dalam penertiban nanti," jelasnya.(REKANZA/PRO4)


Komentar

Artikel Terkait